Berita

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kemensos Salurkan Rp.1 Triliun Bantuan Lanjutan untuk Pascabencana Sumatra

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 11:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bantuan lanjutan pascabencana 3 Provinsi di Sumatra, kembali disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) di bawah koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu kemarin, 17 Juni 2026.

"Dalam minggu ini kita akan menyalurkan bantuan-bantuan untuk bencana Sumatra khususnya di 10 Kabupaten," kata dia dikutip dari keterangan tertulis Kemensos, Kamis, 18 Juni 2026.


Sosok yang kerap disapa Gus Ipul itu menjelaskan, penyaluran akan dilakukan di enam Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Yaitu, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie Jaya, dan Kota Langsa.

Kemudian, tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatra Utara terdiri dari Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Terakhir di Padang Pariaman yang berada di Provinsi Sumatra Barat.

Bantuan di 10 Kabupaten/Kota tersebut akan disalurkan kepada lebih dari 82 ribu penerima manfaat, berupa bantuan isian rumah, bantuan pemberdayaan sosial ekonomi, dan bantuan jaminan hidup yang diberikan selama 3 bulan.

"Hampir Rp1 triliun yang kita salurkan kali ini, dan akan kita teruskan jika nanti datanya sudah tuntas, untuk kita salurkan pada periode berikutnya," ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan penyaluran bantuan ini diawali dari data yang diusulkan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati/Wali Kota, yang dikuatkan oleh Kapolres dan Kajari setempat, dan telah diverifikasi dan validasi oleh Satgas PRR beserta Badan Pusat Statistik (BPS).

"Data yang sudah terverifikasi ini kemudian kita jadikan pedoman untuk menyalurkan bantuan-bantuan sosial," jelasnya.

Setelah penyaluran bantuan, Kemensos melalui pendamping sosial bersama pemerintah daerah juga melakukan monitoring dan evaluasi agar bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

"Kita ingin keluarga terdampak bisa segera pulih dan bisa melanjutkan usaha-usahanya yang ada atau bisa membangun satu kehidupan yang lebih baik," demikian Gus Ipul menutup.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya