Berita

Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Perwira TNI AD Bikin Harum Bangsa di Lemhannas Yordania

SELASA, 16 JUNI 2026 | 21:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional. Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, S.I.P., M.Si., menjadi prajurit TNI pertama yang berhasil menyelesaikan pendidikan di Royal Jordanian National Defence College (RJNDC) Yordania, sekaligus meraih gelar Master in Management and Strategic Studies dengan hasil pendidikan kategori Excellent.
 
Prosesi wisuda sekaligus penutupan pendidikan RJNDC Angkatan ke-23 Tahun Akademik 2025-2026 digelar di Amman, Yordania, Senin, 15 Juni 2026. Upacara penutupan dipimpin oleh Pangeran Faisal bin Al Hussein, adik kandung Raja Yordania Abdullah II, serta dihadiri sejumlah pejabat tinggi Yordania dan perwakilan negara sahabat, termasuk Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono.
 
Royal Jordanian National Defence College yang sebelumnya dikenal sebagai Royal Jordanian War College (RJWC) merupakan lembaga pendidikan setingkat Lemhannas yang menyiapkan calon pemimpin sipil dan militer pada level strategis nasional. Pendidikan berlangsung selama satu tahun, sejak dibuka pada 29 Juni 2025 hingga ditutup pada 15 Juni 2026.
 

 
Pada tahun akademik ini, RJNDC diikuti 146 peserta yang terdiri atas 74 peserta Yordania dan 72 peserta internasional dari 13 negara sahabat, yaitu Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman, Mesir, Indonesia, Bahrain, Maroko, Pakistan, Amerika Serikat, Jerman, Nigeria, dan Tanzania.
 
Selain menyelesaikan pendidikan strategis RJNDC, Kolonel Achmad Fikri juga termasuk dalam kelompok peserta yang mengikuti program magister. Dari total 146 peserta, hanya sekitar 70 orang yang mengambil program akademik tersebut dan berhak memperoleh gelar Master in Management and Strategic Studies. Tidak hanya itu, ia juga berhasil meraih Postgraduate Diploma in National Resource Management and Military Sciences (Diploma Pascasarjana Manajemen Sumber Daya Nasional dan Ilmu Militer).

Keberhasilan Kolonel Achmad Fikri menuntaskan pendidikan tersebut sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi TNI, karena untuk pertama kalinya seorang prajurit TNI mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di RJNDC Yordania. Capaian tersebut mencerminkan kualitas sumber daya manusia TNI AD yang mampu bersaing dan berprestasi di lingkungan pendidikan strategis internasional.
 
Pendidikan di RJNDC memberikan bekal signifikan dalam meningkatkan wawasan dan kompetensi personel pada tingkat strategis. Para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai keamanan nasional, geopolitik, geostrategi, hubungan internasional, manajemen sumber daya nasional, hingga proses perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
 
Keikutsertaan prajurit TNI AD dalam berbagai lembaga pendidikan strategis dunia merupakan bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berwawasan global. Bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendukung pembangunan kekuatan pertahanan negara di masa depan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya