Berita

Aksi protes kelompok Sahrawi di Jenewa, Swiss (Foto: Istimewa)

Dunia

Kelompok Separatis Sahrawi Rusuh di Jenewa Jelang KTT G7

SELASA, 16 JUNI 2026 | 18:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Situasi keamanan di Jenewa, Swiss, memanas menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di resor Evian, Prancis. 

Mengutip laporan resmi, Selasa, 16 Juni 2026, kerusuhan pecah setelah kelompok separatis Sahrawi terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian di sekitar gedung PBB di Jenewa, Swiss, hari Minggu waktu setempat, 15 Juni 2026. 

Insiden tersebut terjadi di tengah aksi demonstrasi yang digelar koalisi anti-G7. 


Aksi yang semula berlangsung sebagai unjuk rasa berubah menjadi ricuh ketika sejumlah peserta melakukan tindakan vandalisme dan konfrontasi langsung dengan petugas keamanan.

"Kelompok separatis melemparkan botol, batu, dan petasan ke arah polisi, yang kemudian membalas dengan gas air mata dan meriam air," ungkap laporan tersebut. 

Serangan itu memaksa aparat mengambil langkah tegas untuk mengendalikan situasi. 

Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air guna membubarkan massa serta mencegah kerusuhan meluas ke area lain di pusat kota Jenewa yang menjadi lokasi sejumlah lembaga internasional.

Ketegangan menjelang KTT G7 memang telah mendorong otoritas Swiss meningkatkan kewaspadaan. 

Jenewa yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Evian menjadi salah satu titik strategis yang dipantau ketat karena berpotensi menjadi pusat konsentrasi demonstrasi kelompok penentang forum negara-negara industri maju tersebut.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, ribuan personel diterjunkan ke lapangan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya