Berita

Joko Widodo (Jokowi) di acara PSI. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

PSI Andalkan Magnet Jokowi untuk Tembus Parlemen

SELASA, 16 JUNI 2026 | 12:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai memiliki modal politik yang jauh lebih kuat untuk menghadapi Pemilu 2029 dibandingkan pemilu sebelumnya. 

Kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) serta masuknya sejumlah tokoh dari partai lain disebut menjadi amunisi penting bagi partai berlambang mawar tersebut.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai PSI saat ini sedang mempertaruhkan masa depannya untuk bisa menembus parlemen pada Pemilu 2029. Pasalnya, sejak berdiri, PSI belum pernah berhasil melampaui ambang batas parlemen.


"PSI ini tentu menjadi pertaruhan yang cukup luar biasa. Tujuannya adalah untuk lolos ke parlemen pada 2029. Pada pemilu-pemilu sebelumnya, PSI belum pernah lolos ke parlemen," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 16 Juni 2026.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu melihat PSI memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi menghadapi kontestasi politik mendatang. Salah satu faktor utamanya adalah figur Jokowi yang dinilai masih memiliki pengaruh dan daya tarik politik yang kuat di tengah masyarakat.

"Pertama karena faktor Jokowi. Bagi PSI, pengaruh dan magnet Jokowi itu masih bisa diandalkan," ujarnya.

Selain faktor Jokowi, Adi menilai kepercayaan diri PSI juga ditopang oleh mulai merapatnya sejumlah tokoh dan kader dari partai politik lain. Kondisi tersebut menunjukkan PSI berupaya memperkuat basis politiknya menjelang Pemilu 2029.

"Kenapa PSI percaya diri menghadapi 2029? Tentu rasanya karena ada sejumlah petinggi dari partai lain yang mulai merapat," jelasnya.

Menurut Adi, kombinasi antara figur Jokowi dan masuknya sejumlah tokoh politik berpotensi meningkatkan daya saing PSI dalam perebutan suara nasional. Namun demikian, keberhasilan partai tersebut tetap akan ditentukan oleh respons pemilih pada saat pemungutan suara.

"Yang menarik untuk ditunggu adalah apakah PSI benar-benar mampu lolos ke parlemen ketika Jokowi turun gunung dan memberikan dukungan penuh," pungkasnya.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya