Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

SENIN, 15 JUNI 2026 | 17:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 247 poin atau 4,12 persen ke posisi 6.254 pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks menyentuh titik tertinggi di level 6.345 dan terendah di 6.118. Sebanyak 603 saham tercatat berada di zona hijau, 125 saham melemah, sementara 90 saham lainnya bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup tinggi. Nilai transaksi pada penutupan perdagangan mencapai Rp30,1 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 54 miliar saham. Sementara frekuensi transaksi tercatat mencapai 3,2 juta kali.


Tak hanya IHSG, nilai tukar Rupiah menguat ke posisi Rp17.708 per Dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan hari ini.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah ditutup menguat 151 poin atau 0,85 persen dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan terjadi imbas kesepakatan damai antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

Iran diketahui akan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada hari Jumat mendatang. Hal ini, kata Ibrahim berdampak pada turunnya harga minyak dunia dan menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan RI.

"Turunnya harga minyak mentah dunia di bawah 80 Dolar AS per barel akan menjadi faktor positif bagi domestik karena diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap defisit APBN, membuat pemerintah senang dan ketegangan berubah menjadi kegembiraan," kata Ibrahim.

Selain itu, pasar juga mencermati potensi efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pemangkasan target operasional Koperasi Desa Merah putih sebesar 50 persen. Menurutnya, sentimen ini membuat Rupiah menguat karena masyarakat mulai menjual Dolar AS.

"Dengan kondisi global yang kembali stabil, masyarakat berbondong-bondong menjual valuta asingnya sesuai dengan instruksi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat yang menyimpan Dolar AS agar segera menjual atau menukarkannya menjadi Rupiah," tuturnya.

Langkah ini diharapkan dapat membantu menstabilkan nilai tukar Rupiah yang sebelumnya sempat menyentuh rekor terendah di kisaran Rp18.200 per Dolar AS. Rupiah juga diprediksi akan terus menguat pada perdagangan esok hari.

"Untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang Rp17.650- Rp17.700,"tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya