Berita

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memuji semangat persatuan dan ketahanan rakyat Iran saat memperingati 100 hari perang melawan AS dan Israel (Akun X @mb_ghalibaf)

Dunia

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

RABU, 10 JUNI 2026 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memuji semangat persatuan dan ketahanan rakyat Iran saat memperingati 100 hari sejak dimulainya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial X, Ghalibaf menilai rakyat Iran telah menunjukkan keteguhan luar biasa dalam menghadapi tekanan militer, politik, dan ekonomi selama konflik berlangsung.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting yang membuat Iran mampu bertahan di tengah situasi yang penuh tantangan. Ia bahkan menyebut perjuangan tersebut sebagai "jihad nasional" untuk menjaga eksistensi dan kedaulatan negara.


"Seratus hari telah berlalu sejak jihad nasional bangkit untuk menjaga urat nadi kehidupan Iran," kata Ghalibaf, dikutip Rabu, 10 Juni 2026.

Ghalibaf juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap bersatu selama masa konflik. Ia menilai solidaritas rakyat telah memperkuat posisi Iran sekaligus menggagalkan upaya pihak-pihak yang ingin melemahkan negara tersebut.

"Salam Tuhan bagi kalian yang telah menguatkan punggung Iran, membuat musuh putus asa, dan menarik negara ini keluar dari rahang serigala-serigala ganas yang memperlihatkan taring mereka untuk memaksa Republik Islam Iran tunduk," ujarnya.

Selain kepada masyarakat, Ghalibaf memberikan penghormatan kepada pasukan militer, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang mendukung pemerintah selama konflik berlangsung. Menurutnya, persatuan nasional yang terbentuk dalam beberapa bulan terakhir menjadi modal penting bagi Iran untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Ia menegaskan bahwa tekanan dari luar justru memperkuat solidaritas nasional. Karena itu, Iran tidak akan menyerah pada ancaman maupun tekanan dari pihak mana pun.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Hubungan ketiga pihak terus memanas setelah serangkaian serangan dan aksi balasan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Menutup pernyataannya, Ghalibaf kembali menegaskan dukungannya terhadap semangat perlawanan rakyat Iran.

"Hidup Iran, dan hidup perlawanan bangsa Iran yang agung," katanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya