Berita

Tangkapan layar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: YouTube @targetnews01)

Politik

Berdebat dengan Dosen, Amran Tuding Pembuat Film Pesta Babi Ingin Kacaukan Negara

RABU, 10 JUNI 2026 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Disebutnya nama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan pengusaha Haji Isam dalam film dokumenter Pesta Babi mengundang polemik dari banyak kalangan.

Salah satunya datang dari Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) Dr. Aswar yang tengah berdialog sekaligus berdebat soal polemik film tersebut.

Dikutip dalam video pendek dalam kanal YouTube @targetnews01, Selasa malam, 9 Juni 2026, Aswar awalnya sempat terpengaruh oleh narasi yang disampaikan dalam film Pesta Babi.


“Saya melihat pertama ini orang Sulawesi Selatan semua (termasuk Amran dan Haji Isam), yang merusak hutannya Papua. Tapi terus terang saya sempat terpengaruh dengan menonton sedikit di Film Pesta Babi itu Pak Menteri,” ujar Aswar.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Amran membantah keras dengan logika yang bertanya balik ke Aswar.

“Pak Aswar dosen, doktor. Bapak ustaz juga?” tanya Amran.

“Juga bukan,” jawab Aswar.

Mendengar jawaban itu lantas Amran berseloroh soal penampilan Aswar yang berjenggot layaknya ustaz.

“Tahu jenggot panjang itu, simbol kebenaran karena ada malaikat bergantung. Kata ustaz tidak boleh kata bohong apalagi niat jelek. Pertanyaanku satu, apakah bapak tabayyun saat menonton?” tanya Amran lagi.

Kemudian Aswar menjawab momen inilah sebagai tabayyun. “Jadi saya juga tidak pernah menyebarluaskan itu, Pak Menteri,” timpal Aswar.

“Ya bagus, inilah pentingnya, Pak Aswar! Ini yang benar. Aku tunjukkan ya, saya yang pimpin. Jangan fitnah orang,” tegas Amran yang kemudian membeberkan data dalam slide.

Ia menyebut pembukaan lahan 60 ribu hektare di seluruh Indonesia. Selanjutnya Amran heran mengapa hanya di Merauke, Papua yang dipermasalahkan dalam film Pesta Babi.

Sementara, ia membuka data terkait pembukaan lahan di Sumatera, Kalimantan Tengah dan Selatan, serta Wajo (Sulawesi).

“Pertanyaanku kenapa Merauke, pesta babinya. Padahal lebih luas di sana (Sumatera-Kalimantan). Di Merauke itu mungkin baru seribu hektare. Di sana (Sumatera-Kalimantan) 200 ribu hektare. Menurut Pak Aswar, kenapa itu? Aku tanya satu,” tanya Amran lagi.

“Mungkin itu seksi, Pak,” jawab Aswar lantang.

“Bagus, memang cerdas Pak Aswar ini, tepuk tangan dulu. Jadi di sana sensitif. Dia (pembuat film Pesta Babi) ingin kacaukan ini negara karena presiden kita visioner. Aku lakukan itu untuk rakyat Indonesia. Pilih mana? Pilih pesta babi atau pesta panen?” tegas Amran lagi sembari bertanya. 

“Pesta Panen,” timpal Aswar.
  
“Terima kasih. Pak, jangan sebut lagi orang Sulsel gitu, bapak salah! Aku turun dari tempat ini, turun dari jabatanku kalau omonganmu benar. Aku bercuma datang ke sana, Alhamdulillah Allah sudah kasih saya rizki,” tandas Amran.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya