Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Warga Paling Miskin dan Kurang Berdaya

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 14:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dibangun untuk menjangkau anak-anak dari keluarga paling miskin dan kurang berdaya sebagai upaya negara membuka akses pendidikan yang lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah,  mereka yang paling kurang berdaya," ujar Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu, 7 Juni 2026. 

Menurutnya, seluruh agenda pembangunan nasional pada hakikatnya diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat. 


Karena itu, pendidikan menjadi salah satu instrumen strategis untuk membuka peluang dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia. 

"Pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia  hidupnya layak, hidupnya baik. Karena itu usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar. Kita harus bekerja keras di semua bidang," kata Prabowo.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga menyoroti tingginya animo masyarakat terhadap Sekolah Rakyat. 

Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah pendaftar di SRMP 17 Tabanan telah mencapai sekitar 400 siswa, sementara daya tampung sekolah saat ini baru sekitar 270 siswa.

Menyikapi kondisi itu, Prabowo meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera mencari solusi agar lebih banyak anak dapat mengakses pendidikan melalui program tersebut. 

"Berarti kita harus tambah secepat mungkin, nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahan. Ya kita upayakan," ujar Prabowo.

Presiden juga menginstruksikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna memanfaatkan fasilitas negara yang tersedia sembari menunggu pembangunan sekolah permanen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya