Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Gedung Putih)

Dunia

Trump Klaim Stok Rudal Iran Tersisa 22 Persen Usai Digempur AS

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Iran telah kehilangan sebagian besar kemampuan produksi rudal dan pesawat nirawak (drone) setelah serangan militer yang dilancarkan AS sejak 28 Februari lalu. 

Menurut Trump, mayoritas pabrik drone, lokasi peluncuran, dan fasilitas produksi rudal Iran telah menjadi sasaran serangan. 

Dia menilai operasi militer tersebut berhasil melumpuhkan sebagian besar infrastruktur pertahanan yang selama ini menopang kemampuan serangan jarak jauh Teheran.


“Sebagian besar pabrik drone telah dihancurkan, sebagian besar landasan peluncuran telah dihancurkan, dan sebagian besar area pembuatan rudal telah dihancurkan,” dalam sebuah wawancara wawancara, dikutip Minggu, 7 Juni 2026. 

Meski demikian, Trump mengakui Iran masih memiliki sejumlah rudal dan drone yang dapat digunakan. Dia menegaskan jumlah persenjataan yang tersisa saat ini jauh lebih sedikit dibandingkan ketika konflik pertama kali pecah.

“Mereka masih memiliki kemampuan. Mereka memiliki beberapa rudal, mereka memiliki beberapa drone. Saya akan mengatakan secara persentase, mungkin 21-22 persen dari rudal mereka, itu banyak rudal, tetapi tidak sebanyak saat kita pertama kali menyerang," jelasnya.

Menanggapi belum tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen, Trump menilai sikap Iran dipengaruhi oleh faktor kebanggaan nasional. 

“Mereka bangga, dan ada hal-hal yang tidak pernah mereka bayangkan akan mereka lakukan, tetapi harus mereka lakukan. Mereka tidak punya pilihan, dan itu membutuhkan waktu sedikit," kata dia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya