Berita

Bekas Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Tak Pernah Memikirkan Bangsa

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 06:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana bekas Presiden Joko Widodo alias Jokowimelakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia bukan untuk memikirkan bangsa

Demikian dikatakan peneliti media dan politik Buni Yani, dikutip Minggu 7 Juni 2026.

"Jokowi tidak pernah memikirkan bangsa. Yang dia pikirkan hanya diri dan keluarganya. Itulah yang membuat rakyat marah," kata Buni Yani.


Warganet Galur Isme menambahkan komentar Buni Yani. Menurutnya, Jokowi tidak bisa dijadikan teladan bangsa.

"krn ketidak jujurannya, kibulannya  dan nepotismenya melalui adik ipar," kata Galur Isme.

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus, menyebutkan bahwa Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat dalam rangkaian safari politiknya. 

Bestari menambahkan bahwa target keseluruhan kunjungan tersebut adalah untuk menyambangi 38 provinsi di seluruh Indonesia. 

"Lampung, NTT, Jabar. Tentu dalam rangkaian 38 provinsi, harus ada yang diawali," kata Bestari.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya