Berita

Sari Yuliati (kerudung hitam) terpilih sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957. (Foto: Istimewa)

Politik

Terpilih Aklamasi, Sari Yuliati Komitmen Kosgoro 1957 Cetak Kader Berkualitas

SABTU, 06 JUNI 2026 | 19:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Musyawarah Besar (Mubes) V Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 menetapkan Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957.

Wakil Ketua DPR RI ini berhasil terpilih menjadi Ketum PPK Kosgoro 1957 periode 2026-2031 secara aklamasi dalam Mubes V 2026, di Hotel Merlynn Park, Jakarta.

Menjabat sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 perempuan pertama, Sari menargetkan bakal memenuhi dan menampung aspirasi kalangan wanita. Terutama, dalam memenuhi hak-hak perempuan dalam Pemilu 2029 mendatang.


"Dari pengkaderan kita harapkan minimal 30 persen perempuan. Kita punya skema untuk merekrut kader (Kosgoro) untuk diberikan kepada Golkar," kata Sari, Sabtu 6 Juni 2026. 

Bendahara Umum Partai Golkar ini menegaskan, ke depan Kosgoro harus hadir menjadi organisasi yang mampu menghadirkan solusi dan bermanfaat kepada masyarakat. Seluruh kader Kosgoro juga harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi, memperkuat kaderisasi, dan memperluas jaringan politik dan sosial.

"Kosgoro 1957 menegaskan komitmen mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketum Golkar. Sekaligus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," tegasnya.

Tidak lupa, Sari mengucap terima kasih, kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya dalam Mubes V tahun 2026 ini. Dirinya berjanji, membawa PPK Kosgoro 1957 menjadi organisasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

"Lintas generasi harus dibangun agar makin kuat dan besar di masa mendatang. Kita harus jalan, harus penuh dedikasi, harus penuh pengabdian, amanah, agar relevan menjawab tantangan zaman," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya