Berita

Ilustrasi (Situs PBB)

Dunia

PBB Desak Israel dan Lebanon Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 10:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyambut baik pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang diumumkan setelah pertemuan trilateral tingkat tinggi yang digelar di Washington DC pada 2-3 Juni 2026.

Guterres menegaskan dukungan penuh PBB terhadap berbagai upaya diplomatik yang bertujuan mengakhiri konflik serta mengurangi penderitaan warga sipil yang terdampak di kedua sisi Garis Biru, yakni garis demarkasi yang memisahkan wilayah Israel dan Lebanon.

"Saya menyambut baik pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Saya mendukung semua upaya untuk mengakhiri permusuhan dan meringankan penderitaan masyarakat di kedua sisi Garis Biru," kata Guterres di X, dikutip Jumat, 5 Juni 2026.


"Saya mendesak semua pihak untuk sepenuhnya menghormati penghentian permusuhan, menghentikan serangan lebih lanjut, dan mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional," lanjutnya.

Dalam pernyataannya, Guterres menekankan bahwa seluruh pihak harus mematuhi kesepakatan penghentian permusuhan, menghentikan serangan lanjutan, serta menjalankan kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional.

PBB juga kembali menyerukan kepada Hizbullah dan kelompok bersenjata non-negara lainnya untuk menghormati keputusan Pemerintah Lebanon dalam memperluas kewenangannya ke seluruh wilayah negara tersebut. Selain itu, Guterres menegaskan pentingnya penguasaan senjata secara eksklusif oleh negara Lebanon.

Di sisi lain, PBB meminta Israel untuk menarik seluruh pasukannya dari wilayah utara Garis Biru dengan tetap menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon. Organisasi dunia itu menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh upaya diplomatik guna memperkuat gencatan senjata dan memastikan implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701 Tahun 2006.

Guterres juga kembali menyerukan peningkatan dukungan internasional bagi lembaga-lembaga negara Lebanon, termasuk Angkatan Bersenjata Lebanon, agar mampu menjalankan tugas menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

Ia berharap perundingan antara kedua pihak dapat terus berlanjut dan kesepakatan gencatan senjata yang telah dicapai menjadi langkah awal menuju perdamaian dan stabilitas yang lebih langgeng di kawasan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya