Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Premi Risiko Menguap, Harga Minyak Dunia Jatuh

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun tajam pada akhir perdagangan Kamis 4 Mei 2026 waktu setempat seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah. 

Berkurangnya risiko gangguan pasokan energi mendorong investor melepas posisi beli yang sebelumnya ditopang oleh sentimen geopolitik.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), acuan di Amerika Serikat, ditutup melemah 3,1 persen ke level 93,04 Dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent yang menjadi patokan global turun 2,8 persen menjadi 95,03 Dolar AS per barel.


Tekanan terhadap harga minyak muncul setelah laporan yang menyebut Presiden AS Donald Trump enggan melanjutkan perang skala penuh dengan Iran meski bentrokan sporadis masih berlangsung. Sikap tersebut dinilai mengurangi risiko terganggunya pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.

Sentimen pasar semakin positif setelah Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan gencatan senjata. Langkah ini dipandang dapat membuka ruang bagi kemajuan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran.

Di sisi lain, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS juga mengesahkan resolusi yang mendesak Trump menarik pasukan AS atau memperoleh persetujuan Kongres jika ingin melanjutkan keterlibatan militer dalam konflik tersebut. Kebijakan ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa ketegangan geopolitik tidak akan berkembang menjadi perang yang lebih luas.

Meredanya risiko geopolitik membuat premi risiko yang sebelumnya menopang harga minyak mulai berkurang. Kondisi tersebut memicu aksi ambil untung investor dan mendorong harga minyak dunia terkoreksi cukup dalam.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya