Berita

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim saat tiba di Gedung KPK Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Batik Terakhir Silmy Karim dan Lonceng Reshuffle

RABU, 03 JUNI 2026 | 23:37 WIB | OLEH: DIKI TRIANTO

Jarum jam menunjukkan pukul 22.32 WIB ketika sebuah mobil dinas berhenti lurus di depan lobi Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2026.

Dari balik pintu, muncul sosok yang dalam 24 jam terakhir dicari-cari tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK): Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim.

Malam ini, tidak ada setelan jas necis khas pejabat tinggi negara. Mantan Direktur Utama Krakatau Steel tersebut melangkah dengan kemeja batik bermotif gelap. Langkahnya tergesa, wajahnya tegang, kontras dengan keriuhan di sekelilingnya ketika puluhan wartawan merangsek maju memburu konfirmasi.


Suasana malam yang dingin mendadak berubah menjadi 'ring tinju'. Para pengawal pribadi dan ajudan sang Wamen mencoba memagari ketat bos mereka dari kepungan kamera.

Dorong-dorongan tak terhindarkan. Beberapa jurnalis bahkan harus memperkuat pijakan agar tak tumbang demi sepotret gambar. 

Namun, Silmy memilih jalan sunyi; tak banyak kata-kata diucapkan saat tiba di depan meja resepsionis lembaga antirasuah.

"Ya begini saja, menyelesaikan agenda," singkat Silmy ditanya keberadaannya saat sedang sibuk dicari KPK.

Penyerahan diri Silmy Karim ini menjadi antiklimaks dari drama perburuan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait gurita suap izin tinggal (KITAS/KITAP) di Jakarta Barat yang menjalar hingga ke Bali dan Jawa Barat.

Namun di luar ranah hukum formal, ketukan pintu Silmy di KPK malam ini sejatinya sedang mengirimkan daya kejut luar biasa bagi tatanan kursi kabinet di Istana Negara.

Politik Tanpa Kompromi

Skandal yang menimpa Kementerian Imipas ini bukan sekadar kasus korupsi biasa. Ini adalah tusukan langsung ke jantung wibawa Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Mengapa? Karena Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan nomenklatur lembaga baru hasil pemekaran strategis yang dibentuk Presiden untuk membenahi carut-marut pintu masuk kedaulatan negara.

Ironisnya, belum genap dua tahun berjalan, kementerian baru ini justru langsung digulung badai korupsi sistemik yang menyeret pucuk pimpinannya.

Penyerahan diri Silmy Karim otomatis mengaktifkan tombol darurat di meja kerja Kepala Negara. Apalagi jika Silmy benar-benar distempel bersalah dalam kasus yang terjadi saat ia menjabat Direktur Jenderal Imigrasi pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) periode 2023-2024.

Ditambah, Prabowo sudah berkali-kali menegaskan dalam beberapa kesempatan bahwa ia tidak akan menoleransi kebocoran uang negara hingga penyalahgunaan wewenang.

Satu hal yang kini menjadi kalkulasi rumit di internal koalisi adalah kompensasi politik. Silmy Karim selama ini dikenal sebagai figur profesional-teknokrat yang memiliki jaringan kuat di dunia usaha dan pemerintahan.

Namun di linimasa politik, publik tidak lagi sekadar menunggu status hukum sang Wamen, melainkan menanti seberapa cepat tinta pena dari meja Presiden Prabowo digoreskan untuk merombak barisan kabinetnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya