Berita

Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya (FSP BUMN IRA) mengadukan masalah ketenagakerjaan kepada mengadukan persoalan kepada Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR. (Foto: Istimewa)

Politik

FSP BUMN IRA Lapor BAM DPR:

Tuntaskan Masalah Ketenagakerjaan di Tiga BUMN

RABU, 03 JUNI 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya (FSP BUMN IRA) mendesak pemerintah, PT Danantara, dan manajemen BUMN segera menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan di PT Pindad, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan PT Indofarma Global Medika (IGM).

Desakan ini disampaikan FSP BUMN IRA saat mengadukan persoalan kepada Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR terkait tunggakan hak pekerja, dugaan union busting, dan belum jelasnya penyelesaian hak ratusan eks karyawan BUMN, pada Rabu 3 Juni 2026.

Ketua Umum FSP BUMN IRA Sutisna berharap PT Pindad segera membayar pesangon pensiunan, kewajiban Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), dan utang ke koperasi pekerja.


"Itu hak yang wajib dipenuhi, tidak boleh dikorbankan atas nama efisiensi atau restrukturisasi," kata Sutisna.

FSP BUMN IRA turut menyoroti nasib 400 mantan karyawan dan pensiunan PT Indofarma Global Medika (IGM) yang belum menerima pesangon pasca kepailitan. Padahal mantan direksi sudah diproses hukum.

"Kalau manajemen salah kelola sudah diproses hukum, kenapa pekerja yang menanggung akibatnya?" kata Sutisna.

Federasi juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan mengusut tuntas dugaan union busting di PT KAI. 

"Serikat pekerja mitra perusahaan, bukan musuh. Intimidasi dan pelemahan serikat harus ditindak tegas," pungkas Sutisna.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya