Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Akui Berat Ambil Keputusan Pecat Dadan dari BGN

RABU, 03 JUNI 2026 | 20:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengakui tidak mudah mengambil keputusan mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta dua wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Kendati demikian, keputusan itu tetap ditempuh demi menjaga amanah rakyat dan memastikan tidak ada penyelewengan uang negara.

"Saya katakan, berat bagi saya. Ini orang yang saya angkat. Ini orang saya kasih bintang, saya kasih pangkat," ujarnya saat menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional MBG di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Rabu, 3 Juni 2026.


Dengan nada emosional, Prabowo mengaku sedih harus mengganti orang-orang yang sebelumnya ia percaya dan beri amanah untuk menjalankan tugas besar negara.

"Tidak bisa saya tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih, karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," ujar Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa keputusan tersebut berangkat dari prinsip menjaga kepentingan rakyat di atas segalanya, sembari mengingat pesan almarhum ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo.

"Tapi ingat kata-kata almarhum ayah anda saya, Profesor Sumitro, pernah mengatakan kepada saya, Prabowo, kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu," tegasnya.

Dia juga menegaskan tidak ingin banyak berkomentar terkait proses hukum yang sedang berjalan, agar tidak menimbulkan persepsi intervensi terhadap aparat penegak hukum.

"Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum, karena itu saya tidak boleh banyak komentar nanti seolah saya mempengaruhi. Tapi yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya," paparnya.

Pada Rabu sore, Kejaksaan Agung menetapkan Dadan Hindayana bersama dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola program MBG periode 2025-2026. 

Informasi itu diumumkan sehari setelah Dadan dan dua wakilnya diberhentikan oleh Presiden Prabowo dari jabatan mereka di BGN. 

Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan. 

Kemudian dua wakil kepala BGN digantikan oleh Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya