Berita

Kendaraan hasil operasi tangkap tangan Imigrasi Jakarta Barat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

KPK Boyong 21 Kendaraan Hasil OTT Imigrasi Jakbar

RABU, 03 JUNI 2026 | 19:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 21 unit kendaraan hasil operasi tangkap tangan (OTT) pejabat kantor Imigrasi Jakarta Barat diboyong ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2026.

Pantauan RMOL, sebanyak dua unit mobil towing memasuki area Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 17.59 WIB. Dua unit mobil Towing itu membawa 9 unit kendaraan sepeda motor, dan 7 unit sepeda.

Sementara itu, ada beberapa kendaraan yang sudah dibawa ke KPK sejak Selasa malam, 2 Juni 2026, yakni sebanyak 1 unit sepeda motor dan 4 unit mobil.


Sejak Selasa malam, 2 Juni 2026 hingga Rabu, 3 Juni 2026, KPK telah mengamankan belasan orang dalam kegiatan OTT di Jakarta Barat. Pencarian para pihak pun melebar hingga ke Bali dan Jawa Barat.

Belasan orang yang ditangkap merupakan penyelenggara negara dan swasta. Pihak penyelenggara negara salah satunya adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

Selain itu, KPK juga mengamankan beberapa barang bukti lainnya selain kendaraan, yakni uang tunai seperti valas dalam bentuk Dolar Amerika Serikat (AS) dan Dolar Singapura, serta emas logam mulia.

Sementara itu, KPK hingga Rabu malam ini masih melakukan pencarian terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim yang diduga terlibat dalam perkara ini. KPK pun meminta agar Silmy Karim untuk menyerahkan diri.

"Tim masih terus melakukan pencarian. KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu sore, 3 Juni 2026.

Peristiwa OTT ini berkaitan dengan proses pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk Warga Negara Asing (WNA).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya