Berita

Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Prabowo Ingin Tata Kelola MBG Bersih dari Korupsi dan Kepentingan Kelompok

RABU, 03 JUNI 2026 | 12:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut menjadi salah satu pertimbangan Presiden Prabowo Subianto dalam mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program unggulan pemerintah berjalan sesuai tujuan, tanpa penyimpangan maupun konflik kepentingan.

Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengatakan Presiden menaruh perhatian besar terhadap tata kelola MBG karena program tersebut menggunakan anggaran yang berasal dari uang rakyat. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar.


“Ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal. Tidak ada terjadinya korupsi, tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan,” kata Dudung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 3 Juni 2026. 

Menurut Dudung, sebelum mengambil keputusan pergantian pimpinan BGN, Presiden telah menerima berbagai laporan, masukan, serta hasil evaluasi terkait pelaksanaan program MBG di lapangan. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk memperkuat tata kelola dan menutup potensi celah penyimpangan.

Ia menilai pembenahan manajemen sangat penting agar pelaksanaan program tetap fokus pada peningkatan gizi masyarakat dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Manajemen ini memang harus kita atur sehingga tidak ada celah-celah penyimpangan yang dimanfaatkan oleh yang punya dapur, punya yayasan, bahkan SPPG-nya sendiri,” ujarnya.

Dudung mengaku pernah menemukan sejumlah ketidaksesuaian saat melakukan inspeksi lapangan. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan Presiden tidak didasarkan pada satu temuan tertentu, melainkan hasil evaluasi menyeluruh dari berbagai sumber informasi yang diterima pemerintah.

Menurutnya, Presiden menginginkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal dan bebas dari praktik yang menyimpang dari tujuan awal program.

“Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada, terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau,” tegas Dudung.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya. Pergantian tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara pada Selasa (2/6/2026).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya