Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Politik

Teddy Minta Dino Beri Masukan Tanpa Mengaburkan Capaian Diplomasi Prabowo

SELASA, 02 JUNI 2026 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespons kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait tingginya frekuensi perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. 

Teddy menegaskan pemerintah terbuka terhadap setiap kritik dan masukan, namun meminta agar penilaian tersebut tidak mengaburkan berbagai capaian yang telah diraih Indonesia melalui diplomasi Presiden.

Dalam unggahan video di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Selasa, 2 Juni 2026, Teddy menekankan bahwa hasil konkret dari berbagai langkah diplomasi pemerintah perlu menjadi bagian dari pertimbangan publik. 


"Jadi ruang untuk setiap masukan tentu kita terima. Tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai," ujar Teddy.

Ia kemudian memaparkan sejumlah pencapaian strategis selama satu setengah tahun terakhir. Di antaranya keberhasilan Indonesia bergabung dengan BRICS, yang menurutnya berkontribusi terhadap ketahanan nasional di tengah gejolak global.

"Sekarang ini di tengah konflik krisis dunia situasi negara terjamin. Stok BBM aman, harga BBM subsidi tidak naik, stok pangan aman," kata dia.

Selain itu, Teddy menyoroti keberhasilan penyelesaian perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa yang telah dirintis selama belasan tahun dan terealisasi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo. 

Dia juga mengungkapkan realisasi investasi yang masuk ke Indonesia dalam satu setengah tahun terakhir mencapai sekitar Rp2.430 triliun. 

Bahkan, menurutnya, kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan bulan lalu langsung menghasilkan komitmen investasi baru senilai Rp575 triliun.

Tak hanya di bidang ekonomi, Teddy menyebut penguatan sektor pertahanan, kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, hingga peran aktif Indonesia dalam membantu Palestina sebagai bukti konkret efektivitas diplomasi Presiden. 

Indonesia, berhasil mengirim bantuan logistik melalui jalur udara, mengoperasikan kapal rumah sakit, serta membuka akses pendidikan bagi anak-anak Palestina di berbagai perguruan tinggi dalam negeri.

Teddy juga menyinggung keberhasilan diplomasi pemerintah dalam memulangkan warga negara Indonesia yang sempat diamankan otoritas Israel di laut bebas beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa diplomasi tidak selalu terlihat di ruang publik, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi kepentingan nasional. 

"Dan ingat yang tadi saya sampaikan adalah hasil konkret nyata satu setengah tahun terakhir. Dan semua itu adalah diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo lewat berbagai macam cara. Baik yang dipublikasikan maupun tidak dipublikasikan. Karena yang terpenting bagi kami adalah hasil konkretnya. Itu yang kita utamakan," tegasnya. 

Sebelumnya, Dino Patti Djalal menilai intensitas perjalanan luar negeri Presiden Prabowo tergolong sangat tinggi sejak menjabat sebagai kepala negara.

Dalam video yang diunggah melalui akun X, Dino menyebut Presiden menghabiskan satu dari enam hari masa jabatannya di luar negeri dan menyoroti besarnya biaya yang diperlukan untuk setiap lawatan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Dunia Film Berduka, Bintang Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 16:19

Kapolri dan Jajaran Sowan ke Cilangkap Perkuat Silaturahmi dengan Panglima TNI

Senin, 13 Juli 2026 | 16:16

Bincang Ringan di Cilangkap

Senin, 13 Juli 2026 | 16:10

Demokrat Minta Kasus Mantan Jampidsus Febrie Diserahkan ke KPK

Senin, 13 Juli 2026 | 16:06

DPR Buka Peluang Panggil Mahfud MD Bahas Dugaan Cacat Prosedur Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 | 16:02

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

Senin, 13 Juli 2026 | 15:59

Rasio Defisit APBN 2026 Paling Tinggi Imbas Lonjakan Belanja Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 15:53

Prabowo Diminta Ambil Langkah Strategis Atasi Ketegangan Polri-Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:44

Polri Didesak Berantas Buzzer Penyebar Disinformasi soal Pengamanan Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:30

Rakernas GPA Tegaskan Dukungan Penuh ke Prabowo dan Polri

Senin, 13 Juli 2026 | 15:16

Selengkapnya