Berita

Anies Baswedan. (Foto: istimewa)

Bisnis

Kepercayaan Pasar Modal Penting Menjaga Stabilitas Ekonomi

MINGGU, 31 MEI 2026 | 08:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tokoh nasional, Anies Baswedan, menilai pemerintah perlu mengedepankan transparansi, komunikasi yang terbuka, serta kebijakan berbasis data dan pandangan para ahli dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang sedang dihadapi Indonesia.

Menurut Anies, ketika muncul potensi ancaman terhadap perekonomian, pemerintah tidak boleh mengabaikan realitas yang ada. Sebaliknya, langkah yang diambil harus berpegang pada prinsip-prinsip dasar yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha.

"Ketika menghadapi potensi ancaman, keputusan yang dilakukan harus mengenal beberapa prinsip dasar," kata Anies lewat kanal Youtube miliknya, dikutip Minggu, 31 Mei 2026.


Ia menegaskan bahwa pandangan para ahli memang tidak selalu seragam. Namun, menurutnya, pemerintah tidak bisa menyusun kebijakan tanpa landasan data dan masukan dari kalangan pakar.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada sikap penyangkalan atau denial ketika menghadapi persoalan ekonomi. 

Yang lebih penting, kata dia, adalah membangun komunikasi yang berkelanjutan sehingga masyarakat mengetahui bahwa negara memantau situasi, peduli terhadap kondisi rakyat, dan jujur dalam membaca tantangan ke depan.

"Negara memantau, negara caring pada masyarakat, dan negara apa adanya membaca ke depan. Dari situ muncul yang disebut trust atau kepercayaan," ujarnya.

Menurut Anies, kepercayaan merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Sebab, kebijakan pemerintah pada akhirnya akan direspons oleh para pelaku usaha yang memiliki keputusan bisnis masing-masing dan tidak berada dalam kendali langsung pemerintah.

"Policy apa pun yang dikerjakan pemerintah pada akhirnya akan dirujuk oleh para pelaku usaha. Karena itu kepercayaan menjadi sangat penting," tuturnya.

Anies menambahkan, salah satu indikator yang mencerminkan tingkat kepercayaan terhadap kondisi ekonomi adalah nilai tukar rupiah. 

Karena itu, upaya menjaga stabilitas mata uang nasional sejatinya tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap arah kebijakan pemerintah.

"Nilai tukar itu mencerminkan kepercayaan. Kalau bahasa sopannya mengembalikan nilai tukar rupiah, terus terangnya adalah mengembalikan kepercayaan," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya