Berita

Politik

Opini Bahlil di Kompas: Setiap Muslim Diwajibkan Menyembelih Kambing Saat Idul Adha

SABTU, 30 MEI 2026 | 07:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan wajib hukumnya bagi seorang Muslim menyembelih seekor kambing pada momen Idul Adha. Bahkan, Bahlil menyatakan kewajiban tersebut berlaku bagi setiap muslim di tiap Hari Kurban.

Bahlil menyebut hal itu dalam opini berjudul "Idul Adha, Keteladan, dan Pengorbanan Elite", yang dimuat Harian Kompas pada Selasa, 26 Mei 2026. Selain itu, dalam opini yang ditulisnya, Bahlil menyamakan ibadah kurban seperti zakat fitrah pada Idul Fitri.

"Jika pada Idul Fitri setiap satu orang Muslim diwajibkan membayar zakat fitrah dengan memberikan bahan makanan pokok (beras atau karbohidrat lainnya) seberat 2,5 kilogram atau 3,5 liter per orang, dalam Idul Adha setiap satu Muslim diwajibkan menyembelih satu ekor kambing atau setiap tujuh Muslim seekor sapi/unta," tulis Bahlil di paragrap dua opininya, seperti dilihat redaksi sesaat lalu, Sabtu, 30 Mei 2026.


Opini Bahlil dimuat tepat sehari sebelum Hari Idul Adha. Saat opini tayang, Bahlil dipastikan masih berada di Tanah Suci melaksanakan rangkaian Ibadah Haji bersama istri.

Dalam Islam, wajib atau fardhu adalah perintah yang harus dikerjakan, dimana jika dikerjakan seseorang akan mendapatkan pahala dan jika ditinggalkan atau dilanggar akan mendapatkan dosa atau siksa.

Dari berbagai literatur, status hukum berkurban menurut empat mazhab utama dalam Islam memang berbeda.

Mazhab Maliki, Syafi'i, dan Hanbali berpendapat bahwa kurban hukumnya sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan bagi muslim yang mampu. Dengan arti lain, muslim yang mampu tetapi tidak berkurban tidak berdosa namun kehilangan keutamaan yang besar.

Sementara Mazhab Hanafi berpendapat bahwa kurban wajib tetapi bagi muslim yang mampu secara finansial. Menurut mazhab ini, orang yang mampu tetapi tidak berkurban berdosa.

MUI menjelaskan bahwa pendapat yang banyak diikuti di Indonesia, yang mayoritas bermazhab Syafi'i, adalah bahwa kurban merupakan sunnah muakkadah, bukan wajib. Namun, karena sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, umat Islam yang memiliki kemampuan ekonomi dianjurkan untuk tidak meninggalkannya.

Dalil yang sering dijadikan dasar oleh ulama dalam berkurban adalah hadis riwayat Ahmad: "Barang siapa memiliki kelapangan (rezeki) tetapi tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami."

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya