Berita

Polda Jateng masih menunggu hasil autopsi kematian satu keluarga di Glamping Posong, Temanggung. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Misteri Kematian Satu Keluarga di Tenda Glamping Tunggu Hasil Autopsi

JUMAT, 29 MEI 2026 | 21:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Misteri kematian satu keluarga yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam tenda glamping kawasan wisata alam Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung masih terus diselidiki.

Polda Jawa Tengah kini tengah menanti hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab pasti tragedi tersebut.

Hingga saat ini, penyidik belum berani berspekulasi menetapkan faktor utama yang merenggut nyawa empat anggota keluarga di destinasi wisata favorit lereng Gunung Sindoro-Sumbing tersebut.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Anwar Nasir menegaskan, pihaknya mengedepankan prinsip kehati-hatian (scientific crime investigation) sebelum menyampaikan kesimpulan resmi ke publik.

“Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dari Tim Labfor Polda Jawa Tengah. Semua masih berproses dan kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian para korban,” kata Anwar Nasir diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Jumat, 29 Mei 2026.

Antara Gas dan Keracunan Makanan

Kombes Anwar membeberkan, dugaan sementara penyidik saat ini mengarah pada dua kemungkinan utama. Pertama, paparan gas beracun dari kompor barbeque portabel yang dibawa sendiri oleh korban. Kedua, adanya indikasi keracunan makanan.

Meski begitu, kedua asumsi tersebut masih harus dibuktikan secara ilmiah melalui uji laboratorium medis. Tim penyidik juga melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari kondisi fisiologis korban hingga sistem ventilasi udara pada tenda safari nomor 3 yang disewa para korban.

Sejumlah barang bukti krusial pun telah diamankan dari lokasi kejadian. Di antaranya peralatan barbeque portabel beserta sisa bahan makanan milik korban. Sementara itu, hidangan yang disediakan oleh pihak pengelola resort diketahui masih utuh dan belum sempat disentuh para korban.

Kronologi

Identitas keempat korban yang tewas dalam kondisi tubuh sudah kaku tersebut telah dikantongi polisi. Mereka adalah pasangan suami istri berinisial MAN (52) dan M (43), serta dua putera mereka, BAH (21) dan AE (16).

Tragedi memilukan ini pertama kali pecah pada Rabu, 27 Mei 2026 sore lalu. Peristiwa terungkap saat petugas kebersihan resort hendak membersihkan area tenda karena para tamu telah melewati batas waktu konfirmasi check-out.

Namun saat tirai tenda dibuka, petugas justru mendapati keempat korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Polda Jateng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi labfor agar tidak muncul spekulasi liar di tengah publik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya