Berita

Israel kecam PBB karena dimasukkan ke daftar hitam kekerasan seksual (Akun X @IsraelMFA)

Dunia

Israel Murka Masuk Daftar Hitam Kekerasan Seksual

JUMAT, 29 MEI 2026 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri Israel mengecam keras keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dilaporkan memasukkan Israel ke dalam “daftar hitam” terkait dugaan kekerasan seksual dalam konflik bersenjata. 

Dalam unggahannya di .edia sosial X, Israel mengarahkan langsung kritik keras kepada Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres. Mereka menuduh PBB di bawah kepemimpinan Guterres semakin berubah menjadi “platform propaganda” anti-Israel.

“Selama bertahun-tahun, PBB semakin menjadi platform propaganda melawan Israel. Di bawah Sekretaris Jenderal Guterres, tren ini mencapai titik terendah baru,” tulis Kementerian Luar Negeri Israel, dikutip Jumat 29 Mei 2026.


Israel juga menuduh Guterres gagal secara moral karena dianggap menciptakan “kesetaraan palsu” antara Israel dan Hamas. Pemerintah Israel menyinggung serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menurut mereka disertai aksi kekerasan seksual terhadap warga Israel.

Menurut Israel, PBB justru lebih sibuk membangun narasi yang dianggap merugikan Israel dibanding mengecam Hamas secara tegas. Pemerintah Israel menilai sikap tersebut hanya menguntungkan kelompok jihad dan semakin merusak kredibilitas PBB di mata dunia.

Dalam unggahan lainnya, Kementerian Luar Negeri Israel menyebut laporan terbaru PBB akan menjadi “noda yang tidak terhapus” dalam warisan kepemimpinan Guterres. Israel juga menuduh sang sekretaris jenderal “mengarang kebohongan” terhadap negara mereka.

Laporan tahunan PBB tentang kekerasan seksual dalam konflik bersenjata memang biasanya dibagikan lebih dulu kepada negara-negara terkait sebelum dipublikasikan secara resmi. Sebelumnya, pada Agustus 2025, PBB sudah memperingatkan bahwa Israel berpotensi dimasukkan dalam daftar pihak yang diduga bertanggung jawab atas kekerasan seksual dalam konflik bersenjata.

Di tengah polemik tersebut, juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan pihaknya tetap membuka jalur komunikasi dengan Israel.

“Dari pihak kami, pintu sekretaris jenderal tetap terbuka,” kata Dujarric.

Guterres sendiri dijadwalkan mengakhiri masa jabatan keduanya sebagai Sekretaris Jenderal PBB pada akhir tahun ini. Setelah itu, Dewan Keamanan PBB akan mulai menentukan calon penggantinya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya