Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Turun Naik di Tengah Drama AS-Iran

JUMAT, 29 MEI 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia melemah setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata.

Dikutip dari CNBC International, Jumat 29 Mei 2026, pada penutupan perdagangan Kamis, harga inyak mentah Brent, yang menjadi acuan internasional, turun 58 sen dan ditutup di level 93,71 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS justru masih naik tipis 22 sen menjadi 88,90 Dolar AS per barel.

Negosiator AS dan Iran dikabarkan telah menyusun nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) berdurasi 60 hari. Isi kesepakatan itu mencakup perpanjangan gencatan senjata sekaligus dimulainya kembali pembicaraan mengenai program nuklir Iran. Meski begitu, Presiden AS Donald Trump masih harus memberikan persetujuan akhir terhadap kesepakatan tersebut.


Kabar ini langsung meredakan kekhawatiran pasar soal gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah, sehingga harga minyak yang sebelumnya melonjak akhirnya turun kembali.

Sebelumnya, harga minyak sempat terdorong naik karena ketegangan militer antara AS dan Iran kembali memanas. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengaku menyerang pangkalan militer AS pada Kamis dini hari waktu setempat, meski tidak menyebut lokasi targetnya.

Tak lama kemudian, Komando Pusat AS menyatakan Iran meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait, tetapi berhasil dicegat. Serangan itu terjadi setelah militer AS lebih dulu menyerang fasilitas militer Iran yang disebut mengancam pasukan Amerika dan jalur pelayaran dagang di Selat Hormuz.

Meski konflik masih berlangsung, pasar mulai percaya risiko gangguan besar terhadap pasokan minyak dunia tidak sebesar yang sebelumnya dikhawatirkan. Apalagi sejak 18 Mei lalu, harga minyak sebenarnya sudah turun lebih dari 10 persen setelah Trump menunda rencana serangan besar terhadap Iran demi membuka ruang negosiasi.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengatakan pembicaraan dengan Iran menunjukkan perkembangan positif. Ia menegaskan Trump masih mengutamakan jalur diplomasi dan ingin memberi peluang bagi negosiasi untuk berhasil.

Fokus utama pasar tetap tertuju pada Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Iran sebelumnya mengklaim telah menyepakati rancangan kerja sama dengan AS untuk membuka kembali jalur perdagangan di selat tersebut ke tingkat normal sebelum perang. Namun, Gedung Putih membantah laporan itu dan menyebutnya sebagai “rekayasa total”.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya