Berita

Tangkapan layar unggahan akun X @KuwaitArmyGHQ

Dunia

Kuwait Geger Diserang Rudal dan Drone

KAMIS, 28 MEI 2026 | 12:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kuwait mengumumkan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat serangan rudal dan drone pada Kamis, 28 Mei 2026. Dentuman ledakan yang terdengar di sejumlah wilayah disebut berasal dari operasi intersepsi pertahanan udara negara tersebut.

Melalui unggahan di akun media sosial X @KuwaitArmyGHQ, militer Kuwait meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan keamanan dari pemerintah.

“Suara ledakan yang terdengar merupakan hasil intersepsi sistem pertahanan udara terhadap ancaman rudal dan drone,” demikian pernyataan militer Kuwait.


Namun, pihak militer tidak menjelaskan asal serangan maupun target yang dituju dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap operasi drone Iran yang dinilai mengancam pasukan AS serta jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Iran kemudian mengonfirmasi adanya serangan AS tersebut. Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan pihaknya melakukan serangan balasan dengan menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat sekitar pukul 04.50 waktu setempat, setelah serangan AS di dekat Bandara Bandar Abbas.

Meski demikian, Iran tidak mengungkap lokasi pangkalan udara AS yang menjadi sasaran. Kuwait juga tidak secara langsung menyebut Iran sebagai sumber ancaman rudal dan drone yang berhasil dicegat.

Kuwait diketahui menjadi salah satu negara Teluk yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat. Kawasan Teluk dalam beberapa waktu terakhir memang kerap menjadi target serangan rudal dan drone seiring meningkatnya ketegangan konflik AS-Israel dengan Iran.

Walaupun gencatan senjata mulai berlaku sejak April lalu dan situasi sempat mereda, ancaman keamanan di kawasan Timur Tengah belum sepenuhnya hilang.

Dalam beberapa bulan terakhir, drone yang diluncurkan dari Irak juga dilaporkan beberapa kali mengarah ke negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Kuwait.

Situasi terbaru ini kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia. 

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi yang menyebut secara pasti siapa pelaku serangan rudal dan drone ke Kuwait pada Kamis. 

Namun, sejumlah laporan internasional mengaitkan insiden itu dengan eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Kuwait sendiri tidak secara langsung menuding Iran sebagai pihak penyerang.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya