Berita

Salah satu hewan kurban yang akan disembelih di RPH Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis 28 Mei 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

KAMIS, 28 MEI 2026 | 09:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pelaksanaan kurban di Masjid Istiqlal kembali menjadi sorotan. Bukan hanya karena jumlah hewan kurban yang besar, tetapi juga karena standar ketat yang diterapkan dalam setiap proses penyembelihan. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, sistem yang diterapkan di Istiqlal bahkan kerap dijadikan model bagi masjid-masjid lain di Indonesia.

Menurutnya, penyembelihan hewan kurban tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Seluruh tahapan harus memenuhi standar syariah sekaligus prinsip kesehatan dan kesejahteraan hewan.


“Yang pertama diperhatikan adalah administrasi dan syarat-syaratnya. Posisi kepala hewan harus benar, kebersihan dijaga, dan penyembelih harus memenuhi standar,” ujarnya kepada media di Masjid Istiqal, Jakarta, Kamis 28 Mei 2026.

Dalam praktiknya, penyembelih diwajibkan seorang laki-laki yang sudah akil balig, memahami tata cara penyembelihan, serta mampu membaca niat dan doa dengan benar. Pisau yang digunakan pun harus tajam agar proses pemotongan berlangsung cepat dan tidak menyiksa hewan.

Menteri Agama menekankan bahwa Islam sangat memperhatikan etika terhadap hewan, bahkan dalam proses penyembelihan sekalipun. Ia mengkritik berbagai praktik yang dianggap menyiksa, seperti menggunakan pisau tumpul, membiarkan hewan kesakitan, hingga menguliti sebelum hewan benar-benar mati.

“Penyembelihan tidak boleh dilakukan dengan cara menyiksa hewan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perlakuan terhadap hewan di luar konteks kurban. Menurutnya, prinsip kasih sayang terhadap makhluk hidup berlaku universal, termasuk pada ikan.

“Jangan sampai ikan masih hidup lalu langsung dimasukkan ke penggorengan atau dibakar. Rasulullah SAW bersabda bahwa hanya Allah yang berhak menyiksa makhluk-Nya dengan api,” katanya.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, Istiqlal membentuk dua lapis pengawasan: tim syariah dan tim kesehatan hewan. Seluruh hewan diperiksa sebelum penyembelihan dilakukan. Bila ditemukan gejala penyakit pada hari pelaksanaan, hewan akan langsung ditangani.

Pelaksanaan kurban tahun ini juga melibatkan tim Rumah Potong Hewan profesional. Pihak Istiqlal memilih bekerja sama dengan penyembelih berpengalaman yang telah lama menjadi mitra.

“Kami punya langganan dan selama ini tidak ada komplain karena mereka mengikuti standar yang kami sampaikan,” ujar Menteri Agama.

Tahun ini, total hewan kurban yang diterima di Istiqlal mencapai 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Jumlah sapi meningkat dibanding tahun lalu yang tercatat sebanyak 45 ekor.

Bagi Istiqlal, kurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga bentuk pendidikan publik bahwa syariat harus berjalan berdampingan dengan nilai kemanusiaan, kebersihan, dan penghormatan terhadap makhluk hidup.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya