Berita

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Pemkot Bandung Siapkan Jalur Baru ke Bandara Husein Sastranegara

Akses Lewat PTDI dan Kompleks TNI AU
RABU, 27 MEI 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan sejumlah pembenahan infrastruktur menyusul rencana reaktivasi penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, fokus utama yang akan diperbaiki adalah akses keluar-masuk menuju kawasan bandara agar arus kendaraan lebih lancar dibanding sebelumnya.

“Yang kita perbaiki adalah jalan masuk dan sarana prasarana. Jalan arah keluar tol melalui PTDI langsung ke bandara,” ujar Farhan, Rabu 27 Mei 2026 


Ia menjelaskan, nantinya akan tersedia jalur penghubung baru melalui kawasan PT Dirgantara Indonesia dan kompleks TNI AU. Akses tersebut diharapkan bisa memangkas kepadatan kendaraan menuju bandara.

“Yang dari Pasteur itu sebelum gerbang tol belok kiri, melalui kompleks TNI AU. Itu akan dibuat jalan langsung ke situ sehingga aksesnya bisa lebih mudah,” kata Farhan.

Farhan menyebut pembenahan akses menjadi bagian penting untuk memastikan mobilitas penumpang di Bandara Husein berjalan lebih baik ketika aktivitas penerbangan kembali normal.

Selain itu, ia juga menyoroti selesainya pembangunan Jalan Layang Nurtanio yang dinilai akan mendukung konektivitas menuju kawasan bandara, baik dari sisi barat maupun timur Kota Bandung.

“Kita juga bersyukur timing Jalan Layang Nurtanio sudah selesai. Jadi baik di ujung barat maupun ujung timurnya selesai semua,” kata Farhan, dikutip dari RMOLJabar.

Farhan juga memastikan Bandara Husein belum memungkinkan melayani penerbangan haji karena keterbatasan kapasitas landasan dan jenis pesawat.

“Kita tidak bisa menerima pesawat berbadan lebar. Kita hanya bisa menerima pesawat sekelas Boeing 737 atau Airbus A320,” pungkas Farhan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya