Berita

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Presiden China Xi Jinping (Foto: Kemlu China)

Global

Pakistan dan China Siap Perkuat Koordinasi Mediasi Iran-AS

RABU, 27 MEI 2026 | 15:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

China dan Pakistan sepakat memperkuat koordinasi diplomatik terkait upaya mediasi perundingan antara Iran dan Amerika Serikat di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah. 

Kesepakatan itu mengemuka dalam pertemuan Presiden China Xi Jinping dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Balai Agung Rakyat, Beijing pada Senin, 25 Mei 2026.

Mengutip pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri China, Rabu, 27 Mei 2026, Xi  menegaskan bahwa hubungan Beijing dan Islamabad yang telah terjalin selama 75 tahun merupakan persahabatan strategis yang kokoh dan tidak tergoyahkan. 


Menurutnya, kedua negara memiliki kepentingan bersama untuk menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat kerja sama strategis lintas sektor.

“Kedua pihak harus melakukan kerja sama keamanan dengan lebih baik dan di bidang yang lebih luas serta bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional. China menghargai Pakistan atas semangat proaktif dan upaya mediasi untuk kembalinya perdamaian ke Timur Tengah,” ujar Xi.

Sementara itu, Shehbaz Sharif menyebut Xi Jinping sebagai sahabat besar rakyat Pakistan sekaligus tokoh penting bagi perdamaian dunia. 

Ia menegaskan Pakistan akan terus berdiri bersama China dalam berbagai isu strategis, termasuk memperdalam kerja sama Belt and Road Initiative dan pengembangan Koridor Ekonomi China-Pakistan.

Sharif menambahkan bahwa Pakistan siap memperkuat koordinasi erat dengan China untuk bersama-sama berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas dunia. Pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

“Pakistan mengapresiasi China atas dukungannya dalam mediasi negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Empat usulan yang diajukan oleh Presiden Xi mengenai situasi Timur Tengah memberikan kerangka panduan untuk perdamaian di kawasan tersebut,” kata Sharif.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya