Berita

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 485 ekor sapi kurban kepada masyarakat. (Foto: Dokumentasi Pribadi Said Abdullah)

Nusantara

Iduladha 1447 H

PDIP Jatim Salurkan 485 Ekor Sapi Kurban

RABU, 27 MEI 2026 | 15:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 485 ekor sapi kurban kepada masyarakat melalui kantor DPD dan DPC PDIP se-Jawa Timur, pondok pesantren, masjid, organisasi keagamaan, serta panti asuhan pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin keluarga besar PDIP Jatim sebagai bentuk ibadah sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat kurang mampu.

Menurut Said, makna Iduladha tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga menjadi momentum berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang bekerja di sektor informal.


"Kita melihat penduduk di Jawa Timur sebagian besar bekerja di sektor informal. Ini artinya, mereka bekerja namun kurang layak, pendapatannya rendah,” kata Said dalam keterangannya, Rabu 27 Mei 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang dimilikinya, sebanyak 64,4 persen penduduk bekerja di Jawa Timur berada di sektor informal. Angka tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang mencapai 59,4 persen.

Kondisi itu, lanjut Said, menunjukkan masih banyak pekerja yang belum memperoleh berbagai hak sebagaimana pekerja sektor formal, seperti standar upah layak, jaminan kesehatan, jaminan pensiun, pesangon, hingga hak cuti.

Selain persoalan kesejahteraan, Said juga menyoroti rendahnya tingkat konsumsi daging sapi masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, rata-rata konsumsi daging sapi warga Jawa Timur hanya berkisar 6 hingga 9 gram per kapita per minggu, jauh di bawah rata-rata konsumsi masyarakat global yang mencapai 150 hingga 200 gram per kapita per minggu.

Ia menilai kondisi tersebut cukup ironis mengingat Jawa Timur merupakan salah satu sentra produksi sapi terbesar di Indonesia dengan produksi sapi potong dan sapi perah yang mencapai lebih dari 100 ribu ton per tahun.

"Produksi sapi potong dan sapi perah di Jawa Timur lebih dari 100 ribu ton per tahun, yang digunakan untuk memasok kebutuhan daging lokal dan nasional, sementara rakyatnya konsumsi dagingnya, dan kecukupan gizinya rendah,” kata Said.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya