Berita

Suasana usai salat Iduladha 1447 Hijriah di Masid Istiqlal, Jakarta. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Iduladha di Istiqlal Angkat Tema Hubungan Manusia dengan Alam

RABU, 27 MEI 2026 | 09:10 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Isu kerusakan lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan alam menjadi salah satu pesan utama dalam khutbah Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal.

Pesan tersebut menekankan bahwa kesalehan tidak hanya diukur dari ritual ibadah, tetapi juga dari cara manusia memperlakukan alam dan lingkungan sekitarnya.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan khutbah Iduladha tahun ini sengaja mengangkat tema eko-teologi, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.


“Manusia itu punya dua kapasitas, sebagai khalifah dan sebagai abid. Tanpa alam yang segar, kita tidak mungkin menjadi hamba yang sempurna,” kata Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurutnya, lingkungan yang rusak akan berdampak langsung pada kualitas kehidupan dan ibadah manusia.

“Bagaimana kita bisa khusyuk salat kalau ada banjir? Bagaimana bisa khusyuk beribadah kalau lagi sakit?” ujarnya.

Ia menegaskan, alam tidak boleh hanya dipandang sebagai objek eksploitasi, melainkan bagian penting yang menopang kehidupan manusia.

“Alam ini jangan hanya dijadikan objek saja, tapi juga harus dianggap sebagai subjek,” sambungnya.

Khutbah Idul Adha di Istiqlal tahun ini disampaikan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan, dengan menyoroti pentingnya keseimbangan hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam.

Selain isu lingkungan, khutbah juga menyinggung pentingnya spiritualitas di tengah perkembangan teknologi dan kehidupan modern.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya