Berita

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Maman Imanul Haq. (Foto: Humas PKB)

Politik

Pemerintah Harus Jamin Tak Ada Jemaah Indonesia Tercecer di Armuzna

SELASA, 26 MEI 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah harus menjamin kelancaran armada transportasi jemaah haji dari Muzdalifah menuju Mina. 

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Maman Imanul Haq, mengingatkan jalur Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) merupakan salah satu titik paling padat, rawan, dan krusial dalam rangkaian puncak haji.

“Alhamdulillah kami bersyukur saat ini seluruh jemaah haji Indonesia dipastikan telah berada di Arafah untuk mengikuti pelaksanaan wukuf. Namun yang juga sangat krusial adalah memastikan seluruh jemaah dari Muzdalifah dapat terangkut menuju Mina,” tegas Kiai Maman langsung dari Mekkah, Arab Saudi, Selasa, 26 Mei 2026.


Politisi PKB ini menggarisbawahi Muzdalifah hanyalah lokasi transit terbuka untuk mabit (bermalam) dengan fasilitas yang sangat terbatas. Keterlambatan pengangkutan atau adanya jemaah yang tercecer dinilai bisa berakibat fatal bagi keselamatan jiwa karena faktor kelelahan fisik yang ekstrem. 

“Kepadatan jutaan manusia, serta sengatan cuaca panas Arab Saudi menjadi ancaman nyata, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan jemaah risiko tinggi (risti),” ujarnya.

Untuk itu, petugas di lapangan dituntut melakukan penyisiran secara menyeluruh demi memastikan tidak ada satu pun jemaah yang tertinggal, baik di Arafah maupun di Muzdalifah. 

Khusus di Muzdalifah, pemerintah harus memastikan armada bus mampu mengangkut seluruh jemaah menuju Mina secara disiplin dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Guna meminimalisasi risiko kelelahan massal di Muzdalifah, Kiai Maman meminta koordinasi pelaksanaan skema murur—yakni pergerakan bus jemaah melintasi Muzdalifah tanpa turun dan langsung menuju Mina—harus dieksekusi secara presisi. 

Mekanisme ini harus didukung dengan akurasi data jemaah lansia dan risti yang matang agar tidak menimbulkan kebingungan di jalur evakuasi. 

“Petugas haji juga wajib memastikan jemaah yang masuk skema murur tetap mendapatkan pendampingan dan pelayanan optimal utamanya dari sisi kesehatan,” katanya.

Kiai Maman menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan puncak haji tidak hanya diukur dari kelancaran ritual ibadah semata, melainkan dari kemampuan petugas dalam memastikan keselamatan dan keberadaan seluruh jemaah dalam setiap tahapan perjalanan. 

Ia meminta petugas haji memberikan pelayanan terbaik dengan melakukan pendampingan intensif, khususnya kepada jemaah lanjut usia maupun jemaah yang membutuhkan bantuan khusus, agar tidak ada jemaah Indonesia yang tercecer dalam fase krusial ini. 

“Armuzna adalah fase krusial di mana risiko kesehatan jamaah benar-benar diuji sehingga harus mendapatkan pelayanan spesial dari petugas,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya