Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (Foto: istimewa)

Bisnis

Menkop Ferry Juliantono:

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

MINGGU, 24 MEI 2026 | 15:10 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penguatan ekonomi syariah dinilai tidak boleh hanya berputar di sektor keuangan, tetapi harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat hingga beri perlindungan sosial ekonomi di daerah.

Menurut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, ekonomi syariah harus dibangun sebagai ekosistem utuh yang mampu menjangkau sektor produksi, perdagangan, industri halal, UMKM, koperasi, hingga perlindungan sosial masyarakat.

“Ekonomi syariah tidak boleh berhenti pada sektor keuangan, tetapi harus hadir dalam bentuk ekosistem yang utuh yang menyentuh sektor produksi, perdagangan, industri halal, UMKM, dan koperasi hingga perlindungan sosial ekonomi masyarakat,” kata Ferry dalam Sharia Economic Leadership Forum (SELF) 2026 di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.


Ferry juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap sektor riil. Menurutnya, penguatan ekonomi syariah harus diarahkan untuk membangun usaha-usaha produktif masyarakat, termasuk memperkuat koperasi di pesantren dan masjid.

“Kita ingin dorong ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor keuangan, tapi masuk ke sektor nyata atau sektor riil,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi syariah juga perlu diarahkan untuk melahirkan lebih banyak pengusaha muslim di berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan ekonomi umat.

Dalam kesempatan itu, Ferry menyebut Masyarakat Ekonomi Syariah harus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, regulator, pelaku usaha, akademisi, hingga komunitas dalam satu gerakan bersama.

Menurutnya, organisasi ekonomi syariah tidak boleh berhenti sebagai forum gagasan semata, melainkan harus masuk ke tahap operasionalisasi program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya