Berita

Jurubicara Partai Gerindra, Bahtra Banong. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Diplomasi Sugiono Pulangkan WNI yang Ditahan Israel Dipuji DPR

MINGGU, 24 MEI 2026 | 12:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keberhasilan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memulangkan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan Israel, mendapat pujian dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). 

Anggota Legislatif, Bahtra Banong memberikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Sugiono, yang dinilainya mampu menghadirkan hasil nyata di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tekanan.

Menurut Bahtra, keberhasilan pemerintah memulangkan 9 WNI yang sempat ditahan militer Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0,menjadi bukti bahwa diplomasi Indonesia saat ini bekerja secara efektif, tenang, namun memiliki daya tekan yang kuat.


“Pak Sugiono memperlihatkan kualitas kepemimpinan yang hari ini mulai langka yakni tidak banyak bicara, tidak sibuk membangun sensasi, tetapi fokus bekerja dan menghadirkan hasil nyata. Beliau tenang, tetapi langkah-langkah diplomasi yang dilakukan terasa kuat dan efektif,” ujar Bahtra kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 24 Mei 2026.

Bahtra memandang, langkah Sugiono di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto mampu menerjemahkan arah politik luar negeri Indonesia yang non blok dan bebas aktif dengan pendekatan yang elegan, humanis, dan berorientasi pada perlindungan rakyat. 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu memerhatikan, diplomasi yang dijalankan Sugiono tidak dengan kegaduhan, tetapi melalui kerja senyap yang terukur dan penuh perhitungan.

“Kadang yang paling kuat justru bukan yang paling ramai berbicara. Pak Sugiono menunjukkan bahwa ketenangan bisa menjadi kekuatan dalam diplomasi," tutur Bahtra. 

"Beliau bekerja tanpa banyak sorotan, tetapi hasilnya dirasakan langsung oleh rakyat dan dihormati dunia internasional,” demikian Jurubicara Partai Gerindra itu menambahkan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya