Berita

Ilustrasi. (Foto: FB Feri Susanto)

Politik

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

MINGGU, 24 MEI 2026 | 05:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Nama Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut dalam beberapa kasus dugaan korupsi, terutama selama periode akhir dan pasca-kepresidenannya, seringkali terkait dengan kebijakan menteri. 

Meski sejumlah menteri dan bekas bos BUMN yang tersandung kasus korupsi secara terbuka menyebut nama Jokowi, namun hingga kini Presiden RI periode 2014-2024 itu tak pernah tersentuh aparat penegak hukum (APH).

"Walaupun namanya sering disebut di dalam beberapa kasus korupsi, tapi beliau tetap aman tak tersentuh," kata pegiat media sosial Feri Susanto, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Minggu 24 Mei 2026.


Bahkan Jokowi hingga detik ini tidak pernah diperiksa aparat penegak hukum, meski hanya sebagai saksi kasus korupsi.

"Ini pertanda beliau adalah orang yang sangat jujur, amanah dan jauh dari sikap korupsi. Setuju kan?" sambungnya.

Feri lalu membeberkan sederet kasus korupsi yang menyeret nama Jokowi.

Pertama, mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim membawa nama Jokowi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Mei 2026. Nadiem menyebut pengadaan tersebut merupakan tugas dan visi Jokowi untuk digitalisasi pendidikan, serta menjelaskan keterlibatan "tim shadow" yang telah disetujui.

Kedua, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut nama Jokowi dalam kasus dugaan korupsi kuota tambahan haji 2024 yang ditangani KPK. 

Ketiga, dalam sidang korupsi impor gula pada Juli 2025, mantan Mendag Tom Lembong menyebut perintah impor gula berasal langsung dari Jokowi untuk menstabilkan harga. Jokowi merespons dengan mengakui memberikan perintah tersebut.

Keempat, nama Jokowi disebut oleh mantan Menkominfo Johnny G. Plate dalam eksepsi atau nota keberatan kasus korupsi menara BTS 4G Kominfo pada Juli 2023. Plate mengklaim proyek tersebut merupakan arahan Jokowi,

Kelima, nama Jokowi disebut dalam kasus korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) yang menjerat mantan Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, terutama melalui upaya pembelaan tim hukum dan surat terbuka Karen. Ia menegaskan proyek tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang didukung pemerintahan Jokowi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya