Berita

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho. (Foto: Dok. Korlantas Polri)

Presisi

Korlantas Gandeng Menhub Garap Roadmap Baru Tertibkan ODOL

JUMAT, 22 MEI 2026 | 21:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyoroti penanganan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) pada truk bermuatan barang yang belum terselesaikan.

Dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas 2026 di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan hari ini, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menyebut pemerintah melalui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah membuat roadmap persoalan ODOL.

"Semoga di tahun 2027 ODOL ini bisa kita selesaikan dengan komprehensif,” kata Irjen Agus, Jumat, 22 Mei 2026.


Korlantas Polri sendiri tengah melakukan transformasi Indonesia Safety Driving Center (ISDC) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan disiplin pengemudi di Indonesia.

"Termasuk soal taksi GSM yang terlibat kecelakaan, kami lakukan audiensi dan kami telah melatih 1.000 driver. Kami lapor Pak Menteri, pengemudi sudah kami latih bertahap di ISDC di Serpong supaya pengemudi-pengemudi ini betul-betul patuh, tertib, dan taat dengan aturan lalu lintas,” jelas Agus.

Dalam Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026, Kakorlantas Polri juga memperkenalkan program “Polantas Menyapa", tujuannya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat dan komunitas pengguna jalan, khususnya pengemudi ojek daring.

"Polantas menyapa dan melayani kepada seluruh komunitas, terkhusus ojol, dan alhamdulillah kami kerja sama dengan Pak Dirut Jasa Raharja. Kami juga akan membentuk Ojol Nusantara,” lanjutnya.

Program tersebut telah mendapat respons positif dari berbagai daerah, dan sejauh ini sudah ada 15 Polda yang telah siap mendukung program tersebut dengan menjangkau jutaan pengemudi ojek online (Ojol) di Indonesia.

"Hampir jutaan ojol sudah kita rangkul, sudah kita lakukan silaturahmi, sehingga betul-betul wajah Polantas saat ini adalah wajah Polantas yang baru,” jelas Kakorlantas.

Terakhir, Kakorlantas menjelaskan pendekatan humanis menjadi cara Polantas untuk membangun kesadaran berlalu lintas di masyarakat.

“Wajah Polantas pendekatannya bukan dengan tilang, tetapi dengan hati, silaturahmi, merangkul, agar pengguna jalan khususnya roda dua itu bisa patuh, tertib, dan taat berlalu lintas dengan dirinya sendiri," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya