Berita

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melakukan peninjauan di Terminal Syib Amir, Makkah, (Foto: Kemenhaj)

Politik

Menhaj Pastikan Layanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

KAMIS, 21 MEI 2026 | 17:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelayanan terhadap jemaah haji lanjut usia (lansia) di kawasan Masjidil Haram, Makkah, mendapat perhatian serius dari pemerintah. Dedikasi para petugas haji dalam mendampingi dan membantu para lansia pun diapresiasi karena dinilai menjadi bagian penting dari upaya memberikan kenyamanan bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci.

"Saya menemukan petugas-petugas yang luar biasa. Alhamdulillah, dengan semangat jemaah yang diimbangi petugas yang sigap, para sesepuh yang rata-rata berusia 80 tahun ini bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya," kata Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf  di Makkah, Kamis, 21 Mei 2026.

Menhaj menjelaskan, peninjauan langsung ke lapangan dilakukan guna memastikan seluruh jemaah haji mendapatkan pelayanan yang optimal dari para petugas, yang bahkan terus bersiaga melayani sejak pagi hari.


Dalam kesempatan tersebut, Gus Irfan juga menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang hangat dengan sejumlah jemaah haji, salah satunya yang berasal dari Kalimantan. Berdasarkan interaksi tersebut, ia menyebut para jemaah mengapresiasi kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas di lapangan.

Guna menjaga kepuasan jemaah haji, Menhaj menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan evaluasi berkala terhadap setiap penyelenggaraan operasional haji.

"Kita akan selalu mengevaluasi. Kelebihan yang ada kita pertahankan dan kita tingkatkan, sementara kekurangan kita tutup dan perbaiki. Hal itu yang harus terus dilakukan," ujar Irfan.

Sementara itu, terkait dinamika antrean dan penumpukan bus di sejumlah terminal, Menhaj mengimbau agar jemaah haji tetap tenang. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut murni merupakan imbas dari kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi menjelang puncak ibadah di Arafah.

"Menjelang Arafah ada rekayasa lalu lintas yang dilakukan Pemerintah Saudi, sehingga beberapa bus harus berputar-putar. Kami memaklumi keterlambatan tersebut, namun kami pastikan dan upayakan secara maksimal seluruh jemaah tetap terangkut kembali ke hotelnya masing-masing dengan aman," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya