Berita

Ilustrasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). (Foto: Istimewa)

Bisnis

Berkat Cawan akan Bangun 7.000 SPKLU

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
KAMIS, 21 MEI 2026 | 16:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Berkat Cawan Group menyatakan siap membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 7.000 titik seluruh Indonesia guna mendukung upaya pemerintah menerapkan program transisi energi hijau.

"Kami berkomitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional," kata Owner PT Berkat Cawan Group Albert Junior dalam keterangannya, dikutip Kamis 21 Mei 2026.

Pihaknya telah menyiapkan stasiun pengisian EV Charger bermerk Starcharge yang telah melalui uji standar menyeluruh. 


"Perangkat tersebut telah lolos sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), uji kompatibilitas dari Icon+ PLN, dengan jaminan kualitas dan keamanan tertinggi," kata Albert. 

Varian kapasitasnya beragam, mulai dari 60 kW hingga 260 kW, yang mampu melayani pengisian daya untuk mobil penumpang hingga kendaraan berat seperti bus dan truk listrik.

Sementara di hulu, Berkat Cawan tengah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di daerah Sukabumi berkapasitas 220 megawatt. 

PLTA tersebut juga dilengkapi saluran irigasi untuk mengairi sawah warga setempat.

Sebelumnya, melalui anak perusahaan PT Berkat Cawan Energi telah rampung pembangunan dua PLTA yakni, PLTA Cibuni berkapasitas 99 MW dan PLTA Cimandiri berkapasitas 75 MW di Sukabumi, Jawa Barat.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya