Komite Mahasiswa dan Rakyat untuk Demokrasi (Komrad) 98. (Foto: Istimewa)
Komite Mahasiswa dan Rakyat untuk Demokrasi (Komrad) 98. (Foto: Istimewa)
Menurut jurubicara Komite Mahasiswa dan Rakyat untuk Demokrasi (Komrad) 98, Asep Nurdin, reformasi berhasil membuka ruang kebebasan sipil, memperluas demokrasi, dan mengakhiri otoritarianisme Orde Baru. Namun di sisi lain, kekuasaan ekonomi dan politik dinilai masih terkonsentrasi pada kelompok elite dan oligarki.
“Demokrasi memang tumbuh, tetapi ketimpangan ekonomi, konflik agraria, lemahnya perlindungan buruh, hingga persoalan HAM masih menjadi pekerjaan rumah besar bangsa,” ujar Asep dalam keterangannya, Kamis, 21 Mei 2026.
Populer
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Senin, 11 Mei 2026 | 14:27
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Senin, 18 Mei 2026 | 02:46
UPDATE
Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18
Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00
Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41
Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17
Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09