Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Bensin AS Terancam Tembus Rekor

KAMIS, 21 MEI 2026 | 10:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga bensin di Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan semakin mahal saat musim liburan musim panas dimulai, memaksa warga untuk mengeluarkan biaya lebih besar untuk bepergian terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi.

Layanan pelacak harga bahan bakar GasBuddy memperkirakan harga bensin rata-rata di AS akan mencapai 4,80 Dolar AS per galon selama periode liburan musim panas, mulai dari akhir pekan Memorial Day hingga Hari Buruh. Saat ini, menurut data AAA, harga rata-rata bensin nasional sudah berada di level 4,56 Dolar AS per galon.

Harga tersebut naik lebih dari 1,40 Dolar AS dibandingkan tahun lalu dan melonjak lebih dari 50 persen sejak konflik antara AS, Israel, dan Iran memanas pada akhir Februari.


Patrick De Haan, analis perminyakan dari GasBuddy, mengatakan kondisi tahun ini menjadi salah satu musim panas dengan kenaikan harga bensin paling berat dalam beberapa tahun terakhir.

“Warga Amerika akan membayar miliaran Dolar lebih banyak untuk bepergian musim panas ini,” kata De Haan.

Ia juga memperingatkan harga bensin bisa menembus rekor tertinggi sepanjang masa hingga 5,02 Dolar AS per galon apabila Selat Hormuz tetap ditutup hingga akhir musim panas.

Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur penting perdagangan minyak dunia yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak global. Namun, lalu lintas kapal di kawasan tersebut terganggu akibat perang Iran yang kini telah memasuki minggu ke-12. Situasi ini mendorong harga minyak dunia terus naik.

Selain konflik geopolitik, kenaikan harga bensin juga dipicu faktor musiman. Pada musim panas, SPBU di AS diwajibkan menggunakan campuran bahan bakar khusus yang lebih mahal demi mengurangi penguapan saat suhu tinggi. Menurut GasBuddy, penggunaan bahan bakar musim panas ini bisa menambah biaya hingga 15 sen per galon.

Permintaan bensin yang meningkat selama musim liburan juga ikut mendorong harga naik. GasBuddy memperkirakan lonjakan perjalanan darat masyarakat Amerika dapat menambah harga bensin sekitar 5 hingga 15 sen per galon.

Tekanan harga energi ini semakin membebani kondisi keuangan masyarakat. Berdasarkan survei terbaru CBS News, lebih dari separuh warga Amerika mengaku harga bensin menjadi beban finansial. Bahkan, 77 persen responden mengatakan pendapatan mereka tidak mampu mengimbangi laju inflasi yang terus meningkat.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya