Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin (tengah). (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)
Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin (tengah). (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kesiapan BGN dalam mengelola dana tersebut. Ia menekankan bahwa kerentanan tata kelola sangat tinggi karena lembaga tersebut baru dibentuk pada peralihan tahun 2024 ke 2025.
"Lembaga baru berdiri, infrastrukturnya berantakan, organisasinya, regulasinya juga belum siap sudah mendapat anggaran cukup besar dengan anggaran jumbo untuk tahun 2025 sekitar Rp85 triliun. Di tahun 2026 ini lebih luar biasa lagi, Rp268 triliun," kata Aminudin dalam acara media gathering di wilayah Anyer, Banten yang diselenggarakan sejak Rabu, 20 Mei 2026 hingga Kamis, 21 Mei 2026.
Populer
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Senin, 11 Mei 2026 | 14:27
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Senin, 18 Mei 2026 | 02:46
UPDATE
Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18
Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00
Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41
Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17
Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09