Berita

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti bersama instansi terkait meninjau lokasi banjir di Kota Semarang. (Foto: Humas Pemkot Semarang)

Nusantara

Agustina Gerak Cepat Tangani Banjir di Semarang

KAMIS, 21 MEI 2026 | 03:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penanganan banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, memasuki tahap penanganan darurat hingga rencana jangka panjang. 

Pemerintah pusat dan daerah kini berkolaborasi mempercepat normalisasi sungai, pembangunan hunian sementara (Huntara) hingga pembebasan lahan untuk pelebaran sungai.

Langkah tersebut melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemprov Jawa Tengah, Pemkot Semarang, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana.


Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, total terdapat 333 kepala keluarga atau sekitar 1.252 jiwa terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tugu, Ngaliyan, dan Semarang Barat.

Ia mengapresiasi kerja cepat petugas gabungan mulai dari BPBD, DPU, Damkar, hingga BBWS yang langsung melakukan pembersihan pascabanjir.

“Proses pembersihan berjalan cepat. Lumpur di sebagian besar wilayah sudah mulai teratasi dan warga perlahan mulai kembali ke rumah,” kata Agustina, dikutip Kamis 21 Mei 2026.

Namun demikian, Agustina menegaskan, pemerintah masih fokus memastikan kondisi rumah warga benar-benar layak huni kembali, termasuk memastikan peralatan rumah tangga yang sempat terendam masih dapat digunakan.

Selain itu, Pemkot Semarang juga mulai mendata kebutuhan hunian sementara maupun relokasi permanen bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir.

“Kami akan rapat koordinasi untuk memastikan berapa rumah yang benar-benar harus direlokasi dan bagaimana penanganannya,” kata Agustina.

Kepala BNPB, Suharyanto mengatakan, banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Semarang kini mulai tertangani. 

Penutupan sementara titik tanggul jebol telah dilakukan sebagai langkah darurat agar aliran air tidak kembali meluap ke permukiman warga.

“Setelah ini akan dilakukan penanganan permanen agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” kata Suharyanto.

Di sisi lain, Kepala BBWS Pemali-Juana, Sudarto mengungkapkan, Sungai Plumbon saat ini sudah tidak mampu menampung debit air karena kapasitas sungai yang semakin sempit dan kerusakan di wilayah hulu.

Menurutnya, solusi yang dilakukan bukan sekadar normalisasi, melainkan pelebaran sungai dari sekitar 10 meter menjadi 25 meter.

“Tidak cukup hanya normalisasi, sungai harus dilebarkan agar kapasitas aliran air meningkat,” ujar Sudarto.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya