Berita

Sidang kasus Bea Cukai di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu 20 Mei 2026.(Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Hukum

Saksi Orlando Hamonangan Sianipar:

Dirjen Bea Cukai Ikut Pertemuan Tertutup dengan Bos Blueray

KAMIS, 21 MEI 2026 | 03:01 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Sidang PT Blueray Cargo kembali memunculkan fakta baru. Kali ini sorotan mengarah pada dugaan pertemuan tertutup yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dan melibatkan sejumlah nama penting di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Fakta tersebut mencuat saat Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu 20 Mei 2026.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Takdir Suhan mengatakan, pihaknya masih mendalami rangkaian pertemuan yang dinilai memiliki keterkaitan dengan konstruksi perkara suap impor PT Blueray Cargo.


"Nah, kalau yang tadi kami ungkap, betul ada, kemudian juga tadi disampaikan bahwa pertemuan itu enam mata," kata Takdir.

Dalam persidangan, jaksa awalnya mengonfirmasi soal pertemuan di Hotel Borobudur. 

Dalam sidang, Ocoy mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang menginisiasi agenda tersebut.

Ocoy mengaku hanya menjalankan perintah mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC, Sisprian Subiaksono, untuk menghubungi pemilik PT Blueray Cargo, John Field agar hadir dalam pertemuan tersebut.

"Selain itu apa isinya? Nanti mau ketemu siapa sih kok kumpul-kumpulnya di sana?" tanya jaksa di ruang sidang.

Saat menjawab pertanyaan tersebut, Ocoy sempat terlihat terbata-bata. Jaksa kemudian membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Ocoy.

"Saya bantu sebutkan, mau ketemu dengan Pak Dirjen, Pak Djaka, kemudian Pak Rizal, sama Pak Sisprian, begitu kah?" tanya jaksa.

"Iya Pak," jawab Ocoy membenarkan isi BAP tersebut.

Ocoy juga mengungkapkan John Field datang lebih dahulu ke Hotel Borobudur. Saat menunggu pertemuan dimulai, John disebut mengaku baru mengetahui dirinya diajak menghadiri agenda tersebut.

Dalam persidangan juga terungkap bahwa John Field saat itu diduga belum mengenal Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama.

"Setahu saya belum, Pak," kata Ocoy saat menjawab pertanyaan JPU.

Belakangan, Ocoy membenarkan pertemuan tersebut dihadiri Djaka Budhi Utama, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Rizal Fadillah, serta John Field.

"Memang di pertemuan itu hanya enam mata. Ada Pak Djaka, Pak Rizal, ada Pak John," tanya JPU

"Betul," jawab Ocoy.

Usai sidang, JPU menilai pola pertemuan tersebut menjadi perhatian karena digelar di hotel dan disebut berlangsung tertutup. Bahkan pola serupa juga muncul dalam pertemuan lain di Hotel Four Seasons.

"Ngapain sih enam mata di hotel, padahal di kantor itu saja aulanya ada," pungkas Takdir.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya