Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Sektor Komoditas Ambruk, IHSG Sesi I Terkapar di Level 6.332

RABU, 20 MEI 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan kekuatannya dan terpaksa parkir di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu siang 20 Mei 2026. 

Sempat berupaya melawan, sang indeks akhirnya melorot 38 poin atau melemah 0,60% ke level 6.332.

Aktivitas perdagangan siang ini terbilang sangat ramai. Sebanyak 275,5 juta lot saham berpindah tangan dengan nilai transaksi yang cukup jumbo, menembus Rp13,67 triliun. Sayangnya, derasnya transaksi belum mampu menyelamatkan IHSG dari tekanan jual.


Biang kerok rontoknya IHSG siang ini berasal dari sektor barang baku (basic industry) yang hancur lebur hingga 4,14 persen. Saham-saham berkapitalisasi besar di sektor ini, seperti TPIA, BRPT, TKIM, INKP, SMGR, dan INTP, menjadi penekan utama yang menyeret indeks ke bawah.

Sentimen negatif sektor komoditas dan industri dasar makin terasa dengan deretan saham top losers di indeks elite LQ45. 

Saham-saham berbasis pertambangan dan energi seperti AMMN, BRPT, CUAN, ADMR, ADRO, serta BUMI kompak terpuruk di zona merah siang ini.

Beruntung, IHSG tidak merosot lebih dalam berkat aksi dari sektor keuangan. Sektor ini melaju sendirian sebagai yang terkuat dengan kenaikan 0,35 persen, ditopang oleh performa solid saham-saham perbankan big caps dan syariah seperti BMRI, BRIS, BBRI, BBNI, BBTN, serta BBCA.

Selain perbankan, beberapa saham di barisan top gainers LQ45 juga mencoba memberikan perlawanan, antara lain PTBA, JPFA, TLKM, UNVR, ESSA, dan MEDC. Investor kini menanti apakah sektor keuangan mampu membalikkan arah IHSG pada perdagangan sesi II sore nanti.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya