Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

RABU, 20 MEI 2026 | 12:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bitcoin Depot, perusahaan operator ATM kripto terbesar di Amerika Serikat, resmi mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11 dan menghentikan operasionalnya. 

Perusahaan ini dikenal menyediakan mesin ATM Bitcoin yang memungkinkan pengguna membeli atau menjual aset kripto secara tunai. Sebelum tutup, Bitcoin Depot mengoperasikan sekitar 9.000 hingga 9.700 ATM Bitcoin di Amerika Utara.

Kabar tersebut langsung mengguncang pasar dan membuat saham perusahaan yang diperdagangkan di Nasdaq dengan kode BTM anjlok hingga 72,8 persen dalam perdagangan prapasar pada Senin, 18 Mei 2026.


Dalam pengumumannya, perusahaan berbasis di Atlanta itu menyatakan seluruh jaringan ATM Bitcoin miliknya telah dinonaktifkan. Pengajuan kebangkrutan dilakukan di Pengadilan Kebangkrutan AS untuk Distrik Selatan Texas sebagai bagian dari proses penutupan bisnis dan penjualan aset perusahaan secara bertahap.

CEO Bitcoin Depot, Alex Holmes, mengatakan industri ATM kripto kini menghadapi tekanan besar akibat regulasi yang semakin ketat di berbagai negara bagian AS. Menurutnya, pemerintah mulai menerapkan aturan kepatuhan yang lebih berat, termasuk pembatasan nilai transaksi hingga larangan operasional ATM kripto di beberapa wilayah.

“Perkembangan ini telah secara signifikan memengaruhi bisnis dan posisi keuangan Bitcoin Depot. Dalam keadaan seperti ini, model bisnis perusahaan saat ini tidak berkelanjutan,” kata Holmes, dikutip dari Yahoo Finance, Rabu 20 Mei 2026.

Bitcoin Depot mengaku telah mencoba memperkuat perlindungan pelanggan untuk mengurangi risiko penipuan. Langkah yang dilakukan antara lain memperketat verifikasi identitas pengguna, memberikan peringatan penipuan, serta menurunkan batas transaksi. Namun, perusahaan menilai langkah tersebut tetap tidak mampu mengatasi tekanan regulasi dan biaya operasional yang terus meningkat.

Selain di AS, proses restrukturisasi juga melibatkan anak usaha Bitcoin Depot di Kanada. Sementara itu, unit bisnis perusahaan di negara lain akan dilikuidasi sesuai aturan hukum setempat.

Penasihat restrukturisasi sekaligus CEO Echo Base, Roshan Dharia, menilai kebangkrutan Bitcoin Depot bisa menjadi tanda awal masalah yang lebih besar bagi industri ATM kripto di AS.

Menurutnya, model bisnis ATM kripto selama ini bergantung pada biaya transaksi tinggi dan regulasi yang relatif longgar. Kini, ketika aturan semakin ketat dan tanggung jawab operator terhadap kasus penipuan meningkat, banyak perusahaan ATM kripto diperkirakan akan kesulitan mempertahankan bisnis mereka.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya