Berita

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Pertahanan

KSAD Klaim Warga Sambut Baik soal Pembangunan Batalyon

SELASA, 19 MEI 2026 | 17:43 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengklaim respons masyarakat terhadap pembangunan markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan sejauh ini sangat positif.

Bahkan, menurut Maruli, sejumlah daerah justru mulai mempertanyakan kapan wilayah mereka mendapat pembangunan batalyon serupa.

“Semua berjalan baik, respons masyarakat baik hampir di seluruh tempat. Malah sekarang mereka menanyakan, di kabupaten kami kapan,” kata Maruli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.


Ia mengakui sempat ada persoalan terkait lahan di beberapa titik. Namun, menurutnya, masalah tersebut dapat diselesaikan setelah dilakukan penjelasan kepada masyarakat setempat.

“Ada satu dua yang tanah sedikit bermasalah, setelah kita jelaskan enggak ada masalah,” ujarnya.

Maruli menjelaskan pembangunan batalyon tersebut merupakan bagian dari target pemerintah untuk menghadirkan satu Batalyon Infanteri Teritorial di setiap kabupaten. Setiap tahun, pemerintah disebut menargetkan pembangunan sekitar 150 batalyon, termasuk satuan pertahanan lainnya.

Menurut Maruli, fungsi batalyon tidak hanya berkaitan dengan pertahanan, tetapi juga mendukung berbagai program pembangunan dan sosial di daerah.

“Pertahanan utama, terus membantu pembangunan, jadi banyaklah. Sekarang program presiden kan banyak untuk bantu masyarakat. Ada jembatan, ada air bersih, persiapan bencana alam, menghadapi kekeringan kita mulai bor air,” bebernya.

Jebolan Akmil 1992 ini menyebut keterlibatan TNI dalam program pangan merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan nasional.

Menanggapi kritik yang muncul terhadap perluasan peran TNI, Maruli mempersilakan masyarakat memiliki pandangan masing-masing. Namun ia membantah anggapan bahwa TNI sedang diperalat untuk kepentingan tertentu.

“Itu pendapat-pendapat orang bahwa seolah-olah kita dipergunakan, itu kan bukan kepentingan TNI. Itu cadangan untuk negara,” ucapnya.

Maruli menilai banyak pihak belum melihat langsung kondisi masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini minim akses terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih dan pendidikan.

“Ya kami justru banyak hadir ke sana, banyak membantu mereka,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan pemerintah menargetkan seluruh kabupaten di Pulau Jawa sudah memiliki Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan pada 2026.

Menurut Sjafrie, keberadaan batalyon tersebut diharapkan dapat membantu menekan kriminalitas, memperkuat sistem keamanan lingkungan, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui aktivitas prajurit di daerah.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya