Berita

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

OJK Ungkap Biang Kerok IHSG Ambles usai Dasco Sambangi BEI

SELASA, 19 MEI 2026 | 13:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir masih sejalan dengan tekanan yang terjadi di bursa saham regional akibat sentimen global.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi usai Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan kunjungan ke Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Pusat, Selasa, 19 Mei 2026.

“Mencermati perkembangan saat ini bagaimana kita melihat pengembangan IHSG saat ini dalam beberapa hari. Kita melihatnya sebenarnya masih sejalan dengan tren perkembangan bursa secara regional,” kata Friderica dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta.


Menurutnya, sejumlah bursa saham di kawasan bahkan mengalami penurunan yang lebih dalam dibandingkan IHSG. Sementara pasar yang menguat pun hanya mencatat kenaikan tipis.

“Tadi kami juga melihat banyak juga bursa-bursa lain yang turunnya juga malah lebih dalam, dan juga walaupun ada yang naik itu naik tipis pada hari ini,” ujarnya.

OJK menilai tekanan terhadap pasar saham dipicu dinamika geopolitik global, terutama meningkatnya tensi perang di Timur Tengah serta ekspektasi kebijakan moneter global yang masih ketat.

Selain faktor eksternal, Friderica menyebut pasar domestik juga terkena dampak sentimen rebalancing indeks MSCI yang diumumkan pada 13 Mei waktu Indonesia.

“Dan ini juga sentimen dari domestik pasca keputusan rebalancing dari MSCI yang teman-teman kemarin juga perhatikan,” tuturnya.

Meski demikian, OJK menilai pelemahan IHSG masih berada dalam level moderat. Pada perdagangan pertama setelah pengumuman MSCI, IHSG tercatat turun 1,98 persen dan kembali melemah 1,85 persen pada 18 Mei 2026 setelah libur panjang.

Kunjungan Dasco ke BEI sendiri terjadi di tengah tekanan besar terhadap IHSG yang sehari sebelumnya sempat anjlok 4,7 persen ke level 6.398.

Dasco datang bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, serta Friderica menuju ruangan di lantai atas Gedung BEI.

Sebelum masuk, Dasco sempat melontarkan komentar singkat.

“Kita lihat apakah hijau nanti?” ujar Dasco.

Namun tak lama setelah kunjungan tersebut, tekanan jual kembali meningkat. Mengutip RTI Business, IHSG sempat merosot hampir 3 persen atau turun 192 poin ke level 6.407 pada pukul 11.50 WIB.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya