Berita

Ilustrasi penembakan. (Foto: RMOLNetwork)

Hukum

Terungkap Motif Oknum TNI Tembak Rekan Sesama Prajurit di Palembang

MINGGU, 17 MEI 2026 | 18:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Polisi Militer Kodam (Pomdam) II/Sriwijaya bergerak cepat mengungkap kasus penembakan maut di Panhead Cafe, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu dini hari, 16 Mei 2026.

Kurang dari 24 jam, aparat berhasil mengamankan terduga pelaku penembakan beserta seorang warga sipil yang diduga ikut menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan.

Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania mengungkapkan, insiden berdarah ini mengakibatkan seorang personel Denkesyah Palembang Kesdam II/Sriwijaya, Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa meninggal dunia.


Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku penembakan diketahui merupakan oknum TNI berinisial Sertu MRR. Sementara warga sipil yang ikut terseret berinisial DS.

"Dalam situasi tersebut, terduga pelaku diduga menggunakan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai korban," kata Letkol Yordania dalam keterangannya, Minggu, 17 Mei 2026.

Letkol Yordania menerangkan, peristiwa tragis itu bermula ketika kedua pihak tengah berada di lokasi hiburan malam tersebut. Diduga karena ada masalah pribadi, keduanya terlibat cekcok mulut hingga berujung perkelahian fisik.

Korban yang bersimbah darah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Permata Palembang. Sayang, nyawa Pratu Ferischal tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.45 WIB.

Merespons kejadian tersebut, Denpom II/4 Palembang langsung bergerak melakukan olah TKP dan memeriksa sedikitnya 21 orang saksi. Aparat juga mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Dari hasil autopsi sementara di RS Bhayangkara Palembang, korban dinyatakan meninggal akibat luka tembak yang menyebabkan pendarahan hebat pada organ vital.

Saat ini, proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban telah dikeluarkan dan sedang menunggu hasil uji balistik dari Bidlabfor Polda Sumatera Selatan.

Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk mengendus keberadaan barang bukti. Senjata api rakitan yang digunakan Sertu MRR ditemukan di kediaman DS di kawasan Sematang Borang, Palembang, Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WIB.

Sementara sang eksekutor, Sertu MRR, berhasil diciduk petugas di area parkir RS Bhayangkara Palembang dan langsung digelandang ke markas militer.

"Pelaku bersama sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan intensif di Madenpom II/4 Palembang guna mendalami motif dan rangkaian peristiwa penembakan tersebut," jelas Yordania.

Terkait kasus ini, Letkol Yordania menegaskan bahwa Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Sriwijaya dan Danpomdam II/Sriwijaya untuk mengusut tuntas perkara secara profesional dan transparan.

Di sisi lain, jenazah almarhum Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dimakamkan melalui upacara militer secara khidmat pada Sabtu sore di TPU Sematang Borang, Palembang.

"Kodam II/Sriwijaya berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang melibatkan prajurit serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur," pungkas Kapendam.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya