Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Politik

Pertemuan Trump-Xi Paradoks Geopolitik Baru

MINGGU, 17 MEI 2026 | 06:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 14-15 Mei 2026 disebut-sebut bakal mengubah peta geopolitik dunia.
 
Analis geopolitik Laksda TNI (Purn) Surya Wiranto menilai pertemuan tersebut merupakan bentuk perubahan sikap Presiden AS Donald Trump terkait Perang Iran.  

“Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing mencerminkan paradoks geopolitik baru. Amerika Serikat yang sebelumnya menegaskan tidak membutuhkan China, kini justru meminta bantuan Beijing untuk meredakan krisis Iran dan Selat Hormuz,” ucap Surya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026. 


Lanjut dia, Xi memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan China sebagai kekuatan penyeimbang yang rasional, menolak militerisasi sekaligus menjaga stabilitas energi global. 

“Bagi Beijing, de-eskalasi penting demi melindungi jalur pasokan minyak dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Namun Cina juga tidak ingin Iran jatuh atau mengalami regime change karena Teheran tetap bagian penting dari arsitektur balancing terhadap Barat bersama Rusia dan Korea Utara,” jelasnya.

Di sisi lain, masih kata Surya, Iran memanfaatkan leverage Hormuz untuk buying time sambil menekan AS mencabut sanksi dan mengakui kepentingannya. 

“Prospek damai masih terbuka, tetapi negosiasi diperkirakan panjang, kompleks, dan rentan diganggu dinamika Israel maupun rivalitas AS-China,” pungkas penasihat Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI) ini.    


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya