Berita

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mengambil dan mengangkut sampah dari dapur SPPG. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

SABTU, 16 MEI 2026 | 06:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mencatat sejak bergulirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat volume sampah yang bersumber dari aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya mengalami peningkatan.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Bogor, Deden Adi Suryadi mengatakan, timbulan sampah di wilayah Bogor mengalami peningkatan dua ton yang bersumber dari 11 SPPG. 

"Sebelum ada MBG, volume sampah yang kita layani mencapai 550 ton per hari, namun dengan ditambah 11 SPPG seberat dua ton, maka kita akumulasikan ada sekitar 552 ton per hari," kata Deden, dikutip dari RMOLJabar, Sabtu 16 Mei 2026. 


Dari jumlah tersebut, 70 persennya di buang ke TPA Galuga, dan 30 persen dikelola di TPS menggunakan metode pengurai budidaya magot.

Deden mengaku SPPG di Kota Bogor memang sudah lebih dari 100 titik. Namun pelayanan yang dilakukan DLH secara langsung ada 11 SPPG, sehingga SPPG lainnya yang tersebar di enam kecamatan sebagian besar di kelola oleh masyarakat melalui TPS-TPS di tingkat kelurahan. 

"Sebetulnya kita sudah anjurkan ke SPPG di Kota Bogor untuk mengelola sampahnya menggunakan metode budidaya magot," kata Deden.

Sebab di sana, kata Deden, ada nilai ekonomis yang bisa mereka olah, misalnya dari budidaya magot maka sampah yang diurai bisa menjadi pupuk, ditambah magotnya juga bisa menjadi pakan ikan dan unggas.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya