Berita

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Pengusaha Cari Aman di Tengah Gejolak Rupiah

Pilih Hati-hati Ekspansi
SABTU, 16 MEI 2026 | 05:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kalangan pebisnis yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memilih bersikap lebih hati-hati dalam melakukan ekspansi usaha di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus Rp17.600 pada Jumat 15 Mei 2026.

Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengatakan, pelaku usaha kini mulai mengubah strategi bisnis menjadi lebih prudent dan berbasis mitigasi risiko.

“Pendekatan yang saat ini banyak diambil adalah selective growth,” kata Shinta kepada RMOL.


Menurutnya, investasi yang bersifat spekulatif atau sangat dipengaruhi kondisi eksternal kini cenderung ditunda oleh pelaku usaha.

Selain menahan ekspansi, dunia usaha juga mulai memperkuat strategi mitigasi risiko untuk menghadapi gejolak nilai tukar.

“Dari sisi antisipasi, perusahaan juga memperkuat strategi manajemen risiko secara lebih komprehensif," kata Shinta. 

Penggunaan instrumen lindung nilai atau hedging terhadap fluktuasi nilai tukar semakin ditingkatkan, disertai dengan penataan struktur utang agar lebih seimbang antara rupiah dan valuta asing.

Di sisi operasional, perusahaan juga mulai melakukan efisiensi dengan menekan belanja modal atau capital expenditure (capex), mengoptimalkan modal kerja, hingga meningkatkan produktivitas.

“Di sisi operasional, fokus diarahkan pada efisiensi melalui rasionalisasi capex, optimalisasi working capital, serta peningkatan produktivitas,” kata Shinta.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya